Bantu Atasi Masalah Perumahan, Ini Harapan Orang Terkaya RI Versi Sri Mulyani

Rabu, 25 Januari 2023 - 15:33 WIB
loading...
Bantu Atasi Masalah...
Orang terkaya RI versi Menkeu Sri Mulyani melihat sektor perumahan adalah salah satu sektor yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi karena memiliki multiplier effect yang besar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban mengatakan, bahwa Indonesia telah melewati 2022 dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) diperkirakan mencapai 5,2-5,3%. Tak hanya itu saja, inflasi terjaga di kisaran 5,5% dan penyaluran kredit di sektor properti tumbuh 8,3%.

"Oleh karena itu optimisme ini perlu kita jaga dalam menjalani tahun 2023. Kami melihat sektor perumahan adalah salah satu sektor yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kita karena dia memiliki multiplier effect yang sangat tinggi terhadap sektor lainnya," ujar Rionald dalam acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Ekosistem Pembiayaan Perumahan secara virtual di Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Baca Juga: Kurangi Backlog Perumahan, Pemerintah Kucurkan Dana Puluhan Triliun

Rionald Silaban yang merupakan 'orang terkaya' RI versi Menteri Keuangan Sri Mulyani menyambut dibentuknya Sekretariat Ekosistem Perumahan. Harapannya adalah sekretariat ekosistem ini dapat melihat permasalahan perumahan di RI dengan jernih.

"Pengalaman saya di Bank Dunia menunjukkan bahwa institusi-institusi seperti ini penting, terlepas nanti ada putusan public policy yang sifatnya kontemporer, yang berarti bergantung pada situasi dan keadaan," ungkap Rionald.

Baca Juga: Harga Rumah Subsdi Bakal Mahal Tahun Ini, PUPR: Bolanya Ada di Kemenkeu

Akan tetapi, sekretariat ekosistem itu sendiri harus bisa jernih melihat masalahnya. Dia mengatakan, bahwa pihaknya memahami Kementerian PUPR sudah berupaya untuk mempercepat penyediaan rumah sederhana dan layak huni bagi masyarakat.

"Sementara dari sisi kami di Kemenkeu, pada dasarnya APBN sifatnya agak terbatas, sehingga terkait dengan masalah perumahan, ini sekretariat ekosistem bisa memberikan masukan yang independen walaupun nantinya public policy-nya bisa berbeda," tambah Rionald.

Dia menegaskan, pada dasarnya pihaknya ingin memenuhi harapan masyarakat. "Karena memiliki rumah adalah hak yang harus bisa disediakan oleh pemerintah," tandas Rionald.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, BSI Targetkan Penyaluran KPP Rp1,2 Triliun
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
NavaPark Dorong Konsep...
NavaPark Dorong Konsep Healthy Lifestyle lewat Hunian Premium Berbasis Wellness
Prabowo Panggil Menteri...
Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
Usai Pesta Pelantikan,...
Usai Pesta Pelantikan, Zohran Mamdani Mulai Kebijakan Perumahan: Kita Tak Akan Menunggu
Rekomendasi
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Berita Terkini
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Infografis
Daftar 10 Orang China...
Daftar 10 Orang China Terkaya Tahun 2022 versi Forbes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved