Terancam Resesi Ekonomi AS, Wall Street Dibuka Jatuh

Rabu, 25 Januari 2023 - 22:14 WIB
loading...
Terancam Resesi Ekonomi...
Wall Street dibuka jatuh terimbas potensi resesi ekonomi AS. Foto/VanityFair
A A A
JAKARTA - Indeks utama Wall Street dibuka jatuh setelah terpukul kabar dari Microsoft dan Boeing ihwal kinerja perusahaan mereka. Kabar itu membangkitkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi resesi di Negeri Paman Sam.

Baca juga: Wall Street Bergerak Fluktuatif, Pembukaan Saham Sempat Terjadi Kerusakan Teknis

Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 0,80% di 33.463,07; S&P 500 (SPX) koreksi 1,23% di 3.967,40; dan Nasdaq Composite (IXIC) melemah 1,83% menjadi 11.127,21.

Tiga top gainers di bawah SPX antara lain News Corp A menguat 6,45% di USD20,78, News Corp tumbuh 6,00% di USD21,16, dan AT&T naik 4,32% di USD19,99. Sedangkan tiga top losers SPX, yakni Intuitive Surgical merosot 7,04% di USD239,85, Enphase melemah 5,08% di USD207,76, dan Nasdaq Inc turun 6,78% di USD57,72 di USD57,71.

Analis menilai prospek ekonomi AS masih mengkhawatirkan bagi beberapa perusahaan teknologi, setelah laju suku bunga menghambat permodalan mereka, sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (25/1/2023).

Saham raksasa perangkat lunak, Microsoft (MSFT.O) turun 2,7% pada perdagangan premarket setelah perusahaan memperingatkan bahwa pertumbuhan bisnis cloud mereka dapat tergerus, sedangkan penjualan unit PC-nya masih berjuang menghadapi perlambatan ekonomi.

"Investor masih skeptis. Kita melihat potensi The Fed menaikkan suku bunga, yang membuat ribuan orang di-PHK. Kita belum sepenuhnya melewati siklus itu," kata Analis Dakota Wealth, Robert Pavlik.

Baca juga: Paris Hilton Dikaruniai Anak Pertama Lewat Ibu Pengganti

Perusahaan teknologi lain seperti Amazon.com Inc (AMZN.O), Salesforce Inc (CRM.N) dan ServiceNow Inc (NOW.N), yang memiliki bisnis serupa juga ikut anjlok antara 1,3% dan 3,0%. Di sisi lain, perusahaan industri penerbangan seperti Boeing juga mengalami hal yang sama setelah pendapatan dan laba mereka di kuartal IV-2022 tak memenuhi ekspektasi.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Rekomendasi
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved