Wall Street Bergerak Fluktuatif, Pembukaan Saham Sempat Terjadi Kerusakan Teknis

Rabu, 25 Januari 2023 - 07:13 WIB
loading...
Wall Street Bergerak...
Bursa saham AS Wall Street bergerak fluktuatif. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street bergerak fluktuatif pada penutupan perdagangan Selasa (24/1). Kondisi tersebut disebabkan salah satunya oleh kerusakan teknis yang membuat sejumlah saham berhenti setelah pembukaan perdagangan. Namun, saham yang terganggu tersebut kembali bisa ditransaksikan.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 104,4 poin, atau 0,31%, menjadi 33.733,96, S&P 500 (.SPX) kehilangan 2,86 poin, atau 0,07%, menjadi 4.016,95 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 30,14 poin, atau 0,27%, menjadi 11.334,27.

Nasdaq bergabung dengan S&P 500 di wilayah negatif, sementara Dow Jones berakhir sedikit lebih tinggi. Serangkaian saham yang terdaftar di NYSE dihentikan di puncak sesi karena kerusakan teknis yang jelas, menyebabkan kebingungan harga awal dan mendorong penyelidikan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Baca Juga: Menanti Rilis PMI Manufaktur, Wall Street Dibuka Tersungkur

Lebih dari 80 saham terpengaruh oleh kesalahan tersebut, yang menyebabkan ayunan harga pembukaan di lusinan saham, termasuk Walmart Inc (WMT.N) dan Nike Inc (NKE.N). "Semua orang mengalami masalah komputer, pertama maskapai penerbangan dan sekarang NYSE," kata Tim Ghriskey, ahli strategi portofolio senior Ingalls & Snyder di New York. "Sepertinya itu cepat diperbaiki." "Beberapa cetakan jelas buruk," tambah Ghriskey. "Itu mengejutkan. Tak terduga."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Susul Pelemahan Rupiah,...
Susul Pelemahan Rupiah, IHSG Tersungkur ke 6.858 Sore Ini
IHSG Ditutup Naik 0,56%...
IHSG Ditutup Naik 0,56% ke 7.500, Mayoritas Sektor Menghijau
IHSG Awal Ramadan Parkir...
IHSG Awal Ramadan Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,44% ke Level 8.274
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, Wall Street English Indonesia Bangun Komunitas Berbahasa Inggris
Rekomendasi
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Brasil vs Maroko: Vinicius...
Brasil vs Maroko: Vinicius Junior Selamatkan Selecao dari Kekalahan
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved