Percepat Berantas Penyakit Mulut dan Kuku, Vaksin PMK Disebar Serentak di 29 Provinsi
Minggu, 29 Januari 2023 - 19:39 WIB
loading...
A
A
A
Dia menegaskan keberhasilan memberantas PMK itu menjadi modal besar untuk segera membebaskan Indonesia dari wabah PMK.
Sebagai gambaran kasus PMK mulai turun dari puncaknya pada bulan Juni 2022, sampai saat ini baik dari kasus kejadian sampai ternak yang mati akibat penyakit PMK terus menunjukan hal positif.
"Oleh karena itu, kita hadir pada hari ini, tidak semata sebagai acara seremonial belaka. Tidak hanya menjadi kegiatan rutinitas semata. Saya berharap adanya Kick Off kegiatan vaksinasi dan penandaan ternak ini agar kita tidak boleh berhenti memberantas wabah PMK hingga Indonesia benar-benar zero kasus," tandasnya.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah menambahkan, sejak terjadinya wabah PMK di Indonesia pada Mei 2022, Kementan telah mengupayakan berbagai upaya pengendalian yaitu dengan melakukan surveilans klinis, biosecurity, pembatasan lalulintas ternak dan vaksinasi secara masif dan massal.
Dia menjelaskan, pengadaan vaksinasi di tahun 2022 telah terealisasi sebanyak 9,3 juta dosis pada seluruh jenis hewan rentan PMK yaitu sapi, kerbau, kambing, domba dan babi.
Menurut Nasrullah, dampak vaksinasi pada ternak rentan PMK pada tahun 2022 telah memberikan gambaran penurunan kasus PMK yang cukup signifikan sampai dengan 99,9% pada Desember 2022 dibandingkan pada puncak kasus pada Bulan Mei.
Demikian juga dengan Jumlah ternak sakit PMK yang terus menurun sejak puncak kasus bulan Juni 2022 dan pada bulan Desember turun sebesar 99,98% dari puncak kasus.
Sebagai gambaran kasus PMK mulai turun dari puncaknya pada bulan Juni 2022, sampai saat ini baik dari kasus kejadian sampai ternak yang mati akibat penyakit PMK terus menunjukan hal positif.
"Oleh karena itu, kita hadir pada hari ini, tidak semata sebagai acara seremonial belaka. Tidak hanya menjadi kegiatan rutinitas semata. Saya berharap adanya Kick Off kegiatan vaksinasi dan penandaan ternak ini agar kita tidak boleh berhenti memberantas wabah PMK hingga Indonesia benar-benar zero kasus," tandasnya.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah menambahkan, sejak terjadinya wabah PMK di Indonesia pada Mei 2022, Kementan telah mengupayakan berbagai upaya pengendalian yaitu dengan melakukan surveilans klinis, biosecurity, pembatasan lalulintas ternak dan vaksinasi secara masif dan massal.
Dia menjelaskan, pengadaan vaksinasi di tahun 2022 telah terealisasi sebanyak 9,3 juta dosis pada seluruh jenis hewan rentan PMK yaitu sapi, kerbau, kambing, domba dan babi.
Menurut Nasrullah, dampak vaksinasi pada ternak rentan PMK pada tahun 2022 telah memberikan gambaran penurunan kasus PMK yang cukup signifikan sampai dengan 99,9% pada Desember 2022 dibandingkan pada puncak kasus pada Bulan Mei.
Demikian juga dengan Jumlah ternak sakit PMK yang terus menurun sejak puncak kasus bulan Juni 2022 dan pada bulan Desember turun sebesar 99,98% dari puncak kasus.
Lihat Juga :