Usai Heboh Rp500 Triliun, Ini Jurus Menteri Anas Optimalkan Anggaran Pengentasan Kemiskinan
Senin, 30 Januari 2023 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Penilaian reformasi birokrasi (RB) melalui isu-isu tematik dinilai oleh Anas sebagai upaya untuk menciptakan indikator yang terukur dan berfokus pada dampak yang diberikan oleh program kementerian dan lembaga terhadap masyarakat. Penilaian ini juga dinilai untuk mengoptimalkan anggaran kemiskinan yang sebelumnya dihabiskan pada program yang tidak tepat sasaran.
“Jadi misal ada studi banding soal kemiskinan, ada diseminasi program kemiskinan berulang kali di hotel. Faktualnya itu ada, tapi bukan Rp500 triliun. Bapak Presiden ingin anggaran yang ada bisa dibelanjakan untuk program yang berdampak langsung ke warga,” tuturnya.
Pernyataan itu sekaligus meluruskan pernyataan Menteri Anas soal penggunaan anggaran pengentasan kemiskinan. Sebelumnya Anas mengatakan bahwa anggaran pengentasan kemiskinan Rp500 triliun habis hanya untuk rapat dan studi banding.
Melalui RB tematik ini, Anas mengaku pihaknya juga akan melakukan pemanfaatan yang maksimal terhadap penggunaan teknologi. Ini dilakukan untuk memangkas anggaran perjalanan dinas yang tidak perlu, seperti perjalanan dinas untuk melakukan konsultasi kepada KemenPANRB.
Selain itu, Anas menambahkan penilaian terhadap kementerian dan lembaga melalui indeks RB dan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah/SAKIP tidak lagi dilakukan hanya di ujung tahun, melainkan secara berkala.
“Jadi misal ada studi banding soal kemiskinan, ada diseminasi program kemiskinan berulang kali di hotel. Faktualnya itu ada, tapi bukan Rp500 triliun. Bapak Presiden ingin anggaran yang ada bisa dibelanjakan untuk program yang berdampak langsung ke warga,” tuturnya.
Pernyataan itu sekaligus meluruskan pernyataan Menteri Anas soal penggunaan anggaran pengentasan kemiskinan. Sebelumnya Anas mengatakan bahwa anggaran pengentasan kemiskinan Rp500 triliun habis hanya untuk rapat dan studi banding.
Melalui RB tematik ini, Anas mengaku pihaknya juga akan melakukan pemanfaatan yang maksimal terhadap penggunaan teknologi. Ini dilakukan untuk memangkas anggaran perjalanan dinas yang tidak perlu, seperti perjalanan dinas untuk melakukan konsultasi kepada KemenPANRB.
Selain itu, Anas menambahkan penilaian terhadap kementerian dan lembaga melalui indeks RB dan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah/SAKIP tidak lagi dilakukan hanya di ujung tahun, melainkan secara berkala.
Lihat Juga :