Atasi Kemiskinan, Ganjar Serap Tenaga Kerja SMK Lewat Link and Match
Kamis, 02 Februari 2023 - 13:31 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau Cilacap Job And Education (JED) Fair 2023 di SMKN 1 Cilacap. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
CILACAP - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo terus berupaya mengatasi kemiskinan ekstrem. Salah satu upaya Ganjar yang kini sedang digenjot adalah menyerap tenaga kerja SMK dengan link and match bersama industri dan perusahaan.
"Industri bisa kita jadikan satu alamat untuk mereka bisa mempekerjakan, baik skill maupun unskill. Dengan cara ini kita bisa tahu anak-anak SMK kita perlu dibantu. Nah, tadi anak-anak SMK juga ngomong kami tidak bisa bekerja pak, tidak ada ruang pengalaman dari syarat yang ada," kata Ganjar dalam acara Cilacap Job And Education (JED) Fair 2023 di SMKN 1 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jateng, Kamis (2/2/2023).
Baca Juga: Maksimalkan Medsos, Pengamat Sebut Ganjar Digital Community Gerakan Unik
Ganjar menjelaskan, langkah ini dilakukan untuk mencocokan kesiapan tenaga kerja SMK dengan kebutuhan industri. Namun dalam pencocokan tersebut, Ganjar menyebut ada beberapa hal yang menghambat penyerapan tenaga kerja dari kacamata perusahaan.
"Ternyata tadi dari perusahaan ngomongi kekurangan anak-anak SMK kita soft skill. Kadang-kadang soal etika, communication skill, interpersonal skill, inisiatif itu tidak muncul," kata Ganjar
"Industri bisa kita jadikan satu alamat untuk mereka bisa mempekerjakan, baik skill maupun unskill. Dengan cara ini kita bisa tahu anak-anak SMK kita perlu dibantu. Nah, tadi anak-anak SMK juga ngomong kami tidak bisa bekerja pak, tidak ada ruang pengalaman dari syarat yang ada," kata Ganjar dalam acara Cilacap Job And Education (JED) Fair 2023 di SMKN 1 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jateng, Kamis (2/2/2023).
Baca Juga: Maksimalkan Medsos, Pengamat Sebut Ganjar Digital Community Gerakan Unik
Ganjar menjelaskan, langkah ini dilakukan untuk mencocokan kesiapan tenaga kerja SMK dengan kebutuhan industri. Namun dalam pencocokan tersebut, Ganjar menyebut ada beberapa hal yang menghambat penyerapan tenaga kerja dari kacamata perusahaan.
"Ternyata tadi dari perusahaan ngomongi kekurangan anak-anak SMK kita soft skill. Kadang-kadang soal etika, communication skill, interpersonal skill, inisiatif itu tidak muncul," kata Ganjar
Lihat Juga :