Indonesia Bakal Jadi Negara Maju di 2045, Bisnis Investasi Makin Prospektif

Jum'at, 03 Februari 2023 - 13:36 WIB
loading...
Indonesia Bakal Jadi...
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dalam Rapat Koordinasi MNC Asset Management Tahun 2023, bertajuk ‘Together and Unite to Flying High’, Kamis (02/02/2023). FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki iklim investasi yang baik. Ke depan, dengan pendapatan per kapita yang diproyeksikan meroket pada tahun 2045, Indonesia bakal menjadi negara besar. Hal itu ditegaskan Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo pada dalam Rapat Koordinasi MNC Asset Management Tahun 2023, bertajuk ‘Together and Unite to Flying High’, Kamis (02/02/2023).

“Indonesia memiliki prospek sangat baik untuk industri ini. Jumlah investor di pasar modal saat ini baru sekitar 10 juta, terdiri dari investor bursa (40%) dan pemegang unit reksadana (60%),” papar Hary, seraya membagikan foto-foto kegiatan Rapat Koordinasi MNC Asset Management pada laman Instagram miliknya, Jumat (03/02/2023).

Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo Bersedia MNC Group Jadi Super Agregator Buat Koperasi dan UKM

Dia pun menegaskan sejumlah kunci keberhasilan reksadana. “Kunci keberhasilan reksadana: Return yang competitive, good governance, strong distribution/promotion and sales team,” paparnya.

Hary menjelaskan proyeksi GDP Indonesia akan tumbuh dari 1,1 triliun dolar AS pada saat ini, menjadi 9 triliun dolar AS di tahun 2045. "Just in the next 20 years, enggak lama dari sekarang itu naik delapan kali lipat, dan itu menempatkan ekonomi kita nomor empat biggest in the world," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ikut Rayakan Iduladha...
Ikut Rayakan Iduladha Bareng Warga, HT Tegaskan Partai Perindo Hadir Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo dan HT Serahkan Kurban Partai Perindo di Paseban, Tegaskan Keberagaman dan Nilai Keumatan
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved