Harta Orang Terkaya Asia Raib Rp1.800 Triliun Bikin India Oleng, Jokowi: Hati-hati!

Senin, 06 Februari 2023 - 11:10 WIB
loading...
Harta Orang Terkaya...
Jokowi menekankan pentingnya pengawasan agar tidak terulang kejadian seperti Adani Group di India yang rugi USD120 miliar dan menggoyahkan ekonomi India. Ilustrasi foto/pexels/pixabay
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan bahwa semua pihak khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus bekerja secara detail serta menyeimbangkan antara makro ekonomi dan mikro. Tujuannya agar perekonomian bisa berlangsung stabil dan keamanan terjamin.

Hal itu ditekankan Jokowi dalam sambutannya pada pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2023 pagi hari ini. "Kita ini nggak bisa sekarang kerjanya makro. Makro iya, mikro harus detail dicek satu-satu," tegas Jokowi dalam sambutan yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (6/2/2023).

Dia lantas menyebut sebuah peristiwa besar di India yang menimpa Adani Group, perusahaan milik miliarder India yang juga orang terkaya se-Asia, Gautam Adani. Jokowi pun meminta kejadian yang dialami konglomerat terbesar kedua di India itu bisa menjadi pembelajaran.

"Hati-hati ada peristiwa besar minggu kemarin Adani di India. Makronya negara bagus, mikronya ada masalah. Mikro hanya satu perusahaan, Adani, kehilangan USD 120 miliar, ilang. Langsung dirupiahkan Rp1.800 triliun. Hati-hati mengenai ini," tandas Kepala Negara.

Baca juga: Mengenal Miliarder Gautam Adani: Hartanya Melebihi Mark Zuckerberg dan Kini Paling Kaya di Asia

Presiden pun menekankan pentingnya pengawasan oleh OJK agar tidak terulang kejadian seperti Adani, di mana kerugian yang dialami Adani merembet kemana-mana dan menghilangkan seperempat Produk Domestik Bruto (PDB) Negeri Bollywood.

"Pengawasan, pengawasan, pengawasan. Jangan sampai ada yang lolos seperti itu karena ‘goreng-gorengan’ Rp1.800 triliun. Itu seperempatnya PDB India hilang, yang terjadi apa? capital outflow. Semua keluar, Rupee jatuh. Hati-hati mengenai ini, padahal kondisi makronya bagus," tutur Jokowi.

Baca juga: Jokowi Minta Usaha yang Kecil-kecil Jangan Dilupakan

Di sisi lain, presiden juga menekankan bahwa masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan. Mulai dari asuransi hingga pinjaman online (pinjol) yang kian marak.

"Mengenai perlindungan, saya melihat masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan. Baik itu yang namanya asuransi, yang namanya pinjaman online, yang namanya investasi, yang namanya tour haji dan umrah, betul-betul pengawasannya harus detail," pinta Jokowi.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Rekomendasi
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved