Gegara yang Lain Sukses, Garuda Latah Tuntut Ganti Rugi ke Airbus
Rabu, 15 Juli 2020 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, langkah yang dilakukan negara-negara asing itu akan diikuti oleh Garuda Indonesia. “Airbus sudah bayar 3,6 miliar Euro ke tiga negara. Amerika Serikat, Perancis, dan Inggris. Ini kami lagi proses mendapatkannya kembali,” ungkapnya.
Untuk diketahui, kasus suap yang melibatkan perusahaan produsen pesawat Airbus ini terjadi selama tahun 2011-2015. Waktu itu Airbus memberi suap kepada pejabat di lima negara, yaitu Sri Lanka, Malaysia, Taiwan, Ghana, dan Indonesia.
Suap kepada pejabat di Indonesia diduga diterima oleh mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar. Pada 8 Mei 2020, Emirsyah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan pidana pencucian uang.
Garuda Indonesia Tunda Empat Armada Airbus dan Boeing
Selain menuntut ganti rugi kepada Airbus, maskapai penerbangan nasional pelat merah ini juga menunda kedatangan empat armada pesawat baru Airbus. Irfan menyebut, pihaknya memang sengaja melakukan hal itu. Dari hasil negosiasi dengan pihak Airbus, maka empat pesawat baru resmi ditunda.
Untuk diketahui, kasus suap yang melibatkan perusahaan produsen pesawat Airbus ini terjadi selama tahun 2011-2015. Waktu itu Airbus memberi suap kepada pejabat di lima negara, yaitu Sri Lanka, Malaysia, Taiwan, Ghana, dan Indonesia.
Suap kepada pejabat di Indonesia diduga diterima oleh mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar. Pada 8 Mei 2020, Emirsyah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan pidana pencucian uang.
Garuda Indonesia Tunda Empat Armada Airbus dan Boeing
Selain menuntut ganti rugi kepada Airbus, maskapai penerbangan nasional pelat merah ini juga menunda kedatangan empat armada pesawat baru Airbus. Irfan menyebut, pihaknya memang sengaja melakukan hal itu. Dari hasil negosiasi dengan pihak Airbus, maka empat pesawat baru resmi ditunda.
Lihat Juga :