Indonesia Belum Beli Minyak Murah dari Rusia, Bos Pertamina Beberkan Alasannya
Selasa, 07 Februari 2023 - 20:34 WIB
loading...
A
A
A
Dikatakan Nicke, selama ini pihaknya memang kerap membeli crude yang mahal dengan sulfurnya rendah karena kemampuan kilang dalam mengolah sulfur belum tinggi. Namun saat ini dengan RDMP itu maka pihaknya meningkatkan kemampuan kilang sehingga bisa membeli crdue-crude yang lebih murah dan lebih banyak di pasaran.
"Crude dengan sulfur rendah ga banyak di pasaran, makanya harganya juga mahal. Hanya dari middle east (Timur Tengah) saja," ujarnya.
"Nah sekarang dengan kilang dilakukan revamping dan ada energi efisiensi sehingga fleksibilitas untuk menggunakan jenis crude lain yang lebih murah. Contoh kita ambil dari Amerika dengan selisih antara USD4-5 karena itu ligjt crude bisa kita gunakan dan kita campur," pungkasnya.
"Crude dengan sulfur rendah ga banyak di pasaran, makanya harganya juga mahal. Hanya dari middle east (Timur Tengah) saja," ujarnya.
"Nah sekarang dengan kilang dilakukan revamping dan ada energi efisiensi sehingga fleksibilitas untuk menggunakan jenis crude lain yang lebih murah. Contoh kita ambil dari Amerika dengan selisih antara USD4-5 karena itu ligjt crude bisa kita gunakan dan kita campur," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :