Beli Gas Elpiji 3 Kg Pakai KTP Diperluas, Masuk Pulau Jawa-Bali dan NTB
Selasa, 07 Februari 2023 - 23:01 WIB
loading...
Uji coba pendaftaran konsumen LPG 3 kg bersubsidi diperluas ke wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB), begini penjelasan Pertamina Patra Niaga. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga, Harsono Budi Santoso mengatakan, uji coba pendaftaran konsumen LPG 3 kg bersubsidi diperluas ke wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menuturkan, dalam uji coba itu konsumen harus menunjukkan KTP untuk membeli gas elpiji3 kg .
"Roadmap sendiri ini akan dilakukan untuk tahap keduanya di Jawa, Bali dan NTB di tahun 2023," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII, Jakarta, Selasa (7/2/2023).
Baca Juga: Beli Elpiji 3 Kg Wajib Pakai KTP Dinilai Wajar, Ini Alasannya
Uji coba pendaftaran sebagai bagian dalam pengendalian LPG 3 kg sudah dilakukan. Dia mengatakan, sistem MyPertamina telah terkoneksi dengan database Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
"Program pengendalian LPG PSO bahwasanya uji coba pendaftaran konsumen LPG 3 kg sudah dilakukan, di mana sistem MyPertamina sudah mulai terkoneksi dan kita sudah bisa mendapatkan akses dari database P3KE dari desil 1-7. Dan dari sini kita bisa mengidentifikasi bahwasanya data P3KE itu sebesar 47 juta KK atau sekitar 170 juta NIK," bebernya.
"Roadmap sendiri ini akan dilakukan untuk tahap keduanya di Jawa, Bali dan NTB di tahun 2023," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII, Jakarta, Selasa (7/2/2023).
Baca Juga: Beli Elpiji 3 Kg Wajib Pakai KTP Dinilai Wajar, Ini Alasannya
Uji coba pendaftaran sebagai bagian dalam pengendalian LPG 3 kg sudah dilakukan. Dia mengatakan, sistem MyPertamina telah terkoneksi dengan database Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
"Program pengendalian LPG PSO bahwasanya uji coba pendaftaran konsumen LPG 3 kg sudah dilakukan, di mana sistem MyPertamina sudah mulai terkoneksi dan kita sudah bisa mendapatkan akses dari database P3KE dari desil 1-7. Dan dari sini kita bisa mengidentifikasi bahwasanya data P3KE itu sebesar 47 juta KK atau sekitar 170 juta NIK," bebernya.
Lihat Juga :