Amphuri Optimis Penyelenggaraan Haji Tahun 2020 Terlaksana
Selasa, 28 April 2020 - 15:11 WIB
loading...
Aphuri optimis ibadah Haji tahun ini terlaksana. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (Amphuri) optimis penyelenggaraan haji tetap terlaksana tahun ini. Dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan penanganan covid-19.
Optimisme tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umrah Republik Indonesia (DPP Amphuri), Joko Asmoro melalui telekonferensinya dari Arab Saudi beberapa waktu lalu.
Menurut Joko, optimisme tersebut didasari pada perkembangan terkini dalam penanganan covid-19 di Saudi. Penangan covid-19 yang dilakukan pemerintah Kerajaan Saudi selama ini sangat baik, sehingga perlahan mampu meminimalisir penyebaran covid-19.
Selain itu, pihak Kerajaan Saudi juga telah mulai membuka kembali jam malam yang sebelumnya diberlakukan, selain di dua kota suci Mekkah dan Madinah. Meskipun, semua aktivitas masih tetap dalam pengawasan pihak berwenang dalam rangka pencegahan covid-19.
"Saya dapat informasi bahwa mulai hari ini, Pemerintah Saudi telah mengizinkan kembali beroperasinya toko, mal, dan kafe di sebagian kota. Tentunya, ini menjadi pertanda baik," kata Joko dalam telekonferensinya langsung dari Arab Saudi, Senin (27/4/2020) malam.
Dia menambahkan, sejak dua minggu lalu, Amphuri telah memberikan masukan-masukan kepada WHUC (World Hajj and Umrah Convention) dalam rangka melakukan survei yang selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi. Setidaknya ada 25 negara pengirim jamaah haji yang disurvei oleh WHUC, salah satunya adalah Indonesia, sebagai pengirim jamaah haji terbesar di dunia.
Kata Joko, Amphuri dan WHUC telah menjalin kerja sama sejak 7 tahun lalu. Amphuri selalu aktif ikut dalam kegiatan-kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh WHUC. Terakhir, pada November 2019 lalu, sejumlah pengurus Amphuri hadir di acara tahunan WHUC Forum yang digelar London.
Optimisme tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umrah Republik Indonesia (DPP Amphuri), Joko Asmoro melalui telekonferensinya dari Arab Saudi beberapa waktu lalu.
Menurut Joko, optimisme tersebut didasari pada perkembangan terkini dalam penanganan covid-19 di Saudi. Penangan covid-19 yang dilakukan pemerintah Kerajaan Saudi selama ini sangat baik, sehingga perlahan mampu meminimalisir penyebaran covid-19.
Selain itu, pihak Kerajaan Saudi juga telah mulai membuka kembali jam malam yang sebelumnya diberlakukan, selain di dua kota suci Mekkah dan Madinah. Meskipun, semua aktivitas masih tetap dalam pengawasan pihak berwenang dalam rangka pencegahan covid-19.
"Saya dapat informasi bahwa mulai hari ini, Pemerintah Saudi telah mengizinkan kembali beroperasinya toko, mal, dan kafe di sebagian kota. Tentunya, ini menjadi pertanda baik," kata Joko dalam telekonferensinya langsung dari Arab Saudi, Senin (27/4/2020) malam.
Dia menambahkan, sejak dua minggu lalu, Amphuri telah memberikan masukan-masukan kepada WHUC (World Hajj and Umrah Convention) dalam rangka melakukan survei yang selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi. Setidaknya ada 25 negara pengirim jamaah haji yang disurvei oleh WHUC, salah satunya adalah Indonesia, sebagai pengirim jamaah haji terbesar di dunia.
Kata Joko, Amphuri dan WHUC telah menjalin kerja sama sejak 7 tahun lalu. Amphuri selalu aktif ikut dalam kegiatan-kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh WHUC. Terakhir, pada November 2019 lalu, sejumlah pengurus Amphuri hadir di acara tahunan WHUC Forum yang digelar London.
Lihat Juga :