KCIC Ungkap 2 Alasan Biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Rp28,31 Triliun

Rabu, 08 Februari 2023 - 21:24 WIB
loading...
KCIC Ungkap 2 Alasan...
KCIC mengungkapkan dua alasan anggaran proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung mengalami pembengkakan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan dua alasan yang menyebabkan anggaran proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung mengalami pembengkakan.

Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Rahadian Ratry mengatakan salah satu poin yang menjadi cost overrun adalah terkait frekuensi GSMR. Awalnya, dalam feasibility study atau studi kelayakan projek KCJB memang diasumsikan frekuensi GSMR disediakan secara gratis oleh pemerintah, seperti yang berjalan di China namun kondisi di Indonesia, frekuensi GSMR sudah terpakai untuk industri telekomunikasi sejak tahun 1990-an. "Saat ini KCIC melakukan kerja sama sharing frekuensi dengan Telkomsel," katanya kepada MNC Portal, Rabu (8/2/2023).

Lihat SINDOgrafis: 5 Proyek Raksasa China di Indonesia, Total Habiskan Rp112,5 T

Selain frekuensi, Rahadiian juga mengatakan penyebab lainnya yakni biaya lahan yang mengalami perubahan saat pengadaannya. Adapun proyek ini diperkirakan mengalami pembengkakkan biaya antara USD 1,176 miliar- USD 1,9 miliar atau sekitar Rp17,52 triliun hingga Rp28,31 triliun dengan asumsi kurs Rp14.900 per dolar AS. "Terkait lahan juga menjadi salah satu poin cost overrun karena adanya perubahan harga sejak awal dilakukan FS dan pada saat akan dilakukan pengadaannya," katanya.

Baca Juga: 20 Perusahaan Ambil Bagian dalam Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan pembengkakan tersebut dalam waktu dekat ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. "Kita mau finalkan mungkin minggu-minggu depan di Beijing," kata Luhut. Luhut berharap minggu depan sudah menghasilkan keputusan final terkait dengan cost overrun proyek KCJB. "Ya kita harapkan sudah" ujarnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
Rekomendasi
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Infografis
2 Alasan Buaya Hidup...
2 Alasan Buaya Hidup Berdampingan dan Tidak Mau Memakan Capybara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved