Pasokan Gas Bumi Pabrik Urea di Papua Barat Dijamin Aman
Rabu, 08 Februari 2023 - 16:15 WIB
loading...
Menteri ESDM Arifin Tasrif bersama Kepala SKK Migas Dwi Soetijpto menyaksikan penandatanganan HoA untuk jual beli gas bumi antara PKT dan Genting Oil di Sheraton Surabaya. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pasokan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan proyek pembangunan kawasan industri pupuk di Fakfak, Papua Barat dijamin aman. Hal itu diperkuat melalui penandatanganan Head of Agreement (HoA) untuk jual beli gas bumi antara PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan Genting Oil Kasuri Pte Ltd (GOKPL) di Sheraton Surabaya.
"Hal ini dilakukan sehubungan dengan adanya penambahan potensi produksi gas di Lapangan Asap, Merah dan Kido wilayah Kasuri Papua Barat. Gas ini diperuntukkan untuk membangun satu pabrik pupuk di Papua," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melalui pernyataannya, Rabu (9/2/2023).
Baca Juga: Pertamina Agresif Temukan Cadangan Gas Bumi Dukung Transisi Energi
Arifin menyambut baik penandatangan HoA tersebut sebagai salah satu upaya mendukung pembangunan proyek pembangunan kawasan industri pupuk di Fakfak Papua Barat. Arifin kolaborasi tersebut dapat memberikan nilai tambah dan berkontribusi kepada penerimaan negara di masa mendatang untuk kesejahteraan masyarakat.
Sementara Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengatakan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari ditetapkannya pembangunan pabrik pupuk urea di Papua Barat sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh pemerintah Indonesia. Yang kemudian diamanatkan kepada PKT.
"Hal ini dilakukan sehubungan dengan adanya penambahan potensi produksi gas di Lapangan Asap, Merah dan Kido wilayah Kasuri Papua Barat. Gas ini diperuntukkan untuk membangun satu pabrik pupuk di Papua," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melalui pernyataannya, Rabu (9/2/2023).
Baca Juga: Pertamina Agresif Temukan Cadangan Gas Bumi Dukung Transisi Energi
Arifin menyambut baik penandatangan HoA tersebut sebagai salah satu upaya mendukung pembangunan proyek pembangunan kawasan industri pupuk di Fakfak Papua Barat. Arifin kolaborasi tersebut dapat memberikan nilai tambah dan berkontribusi kepada penerimaan negara di masa mendatang untuk kesejahteraan masyarakat.
Sementara Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengatakan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari ditetapkannya pembangunan pabrik pupuk urea di Papua Barat sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh pemerintah Indonesia. Yang kemudian diamanatkan kepada PKT.
Lihat Juga :