Bangun Database DNA Populasi RI, Startup Asa Ren Kantongi Pendanaan USD 8,15 Juta
Jum'at, 10 Februari 2023 - 18:31 WIB
loading...
A
A
A
“Kerja sama yang mereka lakukan, kapabilitas laboratorium yang mereka miliki, dan target yang mereka tuju menjadi poin unggul yang kami lihat dari perusahaan ini,” tuturnya.
Asa Ren akan menggunakan pendanaan ini untuk memperluas upayanya dalam memperdalam kemampuan digital, mengembangkan bioinformatika klinis, paspor kesehatan elektronik, dan database clinico-genomic yang berfokus pada penyakit tidak menular. Selain itu, Asaren juga menambahkan layanan diagnosa medis dan melengkapi profil data kesehatan para pelanggan.
Founder dan Managing Partner Kejora Capital, Andy Zain menambahkan, Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di Asia Tenggara dengan lebih dari 1.300 kelompok etnis.
“Hal ini membuka peluang untuk inovasi dalam bidang kesehatan melalui penelitian genetik. Kami percaya kehadiran Asa Ren akan mempercepat inovasi ini,” ucapnya.
Baca juga: DNA Ferdy Sambo Tak Terdeteksi di Pistol Glock dan HS
Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa lebih dari 70% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit yang dapat dicegah dengan deteksi dini melalui profil DNA masing-masing individu, termasuk diabetes, jantung, stroke, dan kanker. Sayangnya, hanya 17% dari total pengeluaran anggaran kesehatan yang dialokasikan untuk melakukan pencegahan penyakit.
Asa Ren akan menggunakan pendanaan ini untuk memperluas upayanya dalam memperdalam kemampuan digital, mengembangkan bioinformatika klinis, paspor kesehatan elektronik, dan database clinico-genomic yang berfokus pada penyakit tidak menular. Selain itu, Asaren juga menambahkan layanan diagnosa medis dan melengkapi profil data kesehatan para pelanggan.
Founder dan Managing Partner Kejora Capital, Andy Zain menambahkan, Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di Asia Tenggara dengan lebih dari 1.300 kelompok etnis.
“Hal ini membuka peluang untuk inovasi dalam bidang kesehatan melalui penelitian genetik. Kami percaya kehadiran Asa Ren akan mempercepat inovasi ini,” ucapnya.
Baca juga: DNA Ferdy Sambo Tak Terdeteksi di Pistol Glock dan HS
Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa lebih dari 70% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit yang dapat dicegah dengan deteksi dini melalui profil DNA masing-masing individu, termasuk diabetes, jantung, stroke, dan kanker. Sayangnya, hanya 17% dari total pengeluaran anggaran kesehatan yang dialokasikan untuk melakukan pencegahan penyakit.
Lihat Juga :