Inovasi Buatan Anak Bangsa Unjuk Gigi di Tengah Ancaman Siber Sektor Keuangan

Senin, 03 November 2025 - 20:13 WIB
loading...
Inovasi Buatan Anak...
PT Perisai Digital Indonesia mengembangkan teknologi AI-driven cybersecurity yang mencakup layanan penetration testing, threat intelligence, dan automated security operations. Foto/Dok
A A A
KUALA LUMPUR - Perisai Cybersecurity (Peris.ai), perusahaan rintisan teknologi keamanan siber asal Indonesia meraih penghargaan Startup of the Year dalam ajang ASEAN Business Awards (ABA) 2025 yang diselenggarakan di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) kepada perusahaan dan individu yang mendorong inovasi, kolaborasi, serta pertumbuhan inklusif di kawasan Asia Tenggara.

Tahun ini di bawah kepemimpinan Malaysia sebagai Ketua ASEAN, ajang ABA menghadirkan format baru yang menyoroti pilar ekonomi tradisional sekaligus sector baru seperti digitalisasi, keberlanjutan, dan startup teknologi. Perisai Cybersecurity menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang meraih penghargaan di kategori startup pada malam gala ABA 2025, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam membangun solusi keamanan siber berbasis Artificial Intelligence (AI) yang memperkuat ketahanan digital perusahaan dan institusi di seluruh kawasan.

Inovasi Keamanan Siber Buatan Anak Bangsa

PT Perisai Digital Indonesia mengembangkan teknologi AI-driven cybersecurity yang mencakup layanan penetration testing, threat intelligence, dan automated security operations. Melalui pendekatan “security as a service”, Perisai membantu organisasi mengidentifikasi, menganalisis, dan mencegah ancaman siber dengan efisien dan terukur.

Relevansi penting inovasi ini semakin terasa di tengah meningkatnya ancaman siber di sektor keuangan nasional. Baru-baru ini, pasar modal Indonesia diguncang oleh kasus dugaan pembobolan Rekening Dana Nasabah (RDN) yang menelan kerugian hingga ratusan miliar rupiah.

Baca Juga: Keamanan Siber Dipandang sebagai Sektor Bisnis Menjanjikan

Sedikitnya empat perusahaan sekuritas dilaporkan menjadi korban dalam insiden tersebut, yang diduga disebabkan oleh serangan siber terhadap sistem transaksi keuangan. Menanggapi situasi tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah memperketat koordinasi dengan seluruh anggota bursa untuk memastikan keamanan digital dan mencegah risiko sistemik yang dapat mengganggu kepercayaan investor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Rekomendasi
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Cara Merawat Rambut...
Cara Merawat Rambut di Tengah Ancaman Polusi Udara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved