Jokowi Luncurkan Kartu Tani Digital untuk Pupuk Bersubsidi
Jum'at, 10 Februari 2023 - 14:08 WIB
loading...
Presiden Jokowi meluncurkan Kartu Tani Digital untuk pupuk bersubsidi di kabupaten Aceh Utara, Jumat (10/2/2023). Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini resmi meluncurkan Kartu Tani Digital untuk pupuk bersubsidi. Peluncuran digelar di kabupaten Aceh Utara.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini saya luncurkan Kartu Tani Digital untuk pupuk bersubsidi," kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (10/2/2023).
Selain meluncurkan Kartu Tani Digital, Kepala Negara juga menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2023 kepada masyarakat di Bumi Serambi Mekah.
Dalam sambutannya, Jokowi meminta masyarakat Aceh untuk bersyukur karena ekonomi tumbuh dengan baik dan cukup signifikan setelah sebelumnya tercatat minus.
"Kita juga patut bersyukur Alhamdulillah, di 2020 di Aceh ekonomi tumbuhnya minus, minusnya 0,37%, dan tahun kemarin 2022 ekonomi Aceh sudah tumbuh plus 4,21%. Ini patut kita syukuri loh, jangan lupa bersyukur. Jangan lupa nikmat yang diberikan Allah kepada kita dari minus 0,37% menjadi plus 4,21% sekali lagi patut kita syukuri," tuturnya.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini saya luncurkan Kartu Tani Digital untuk pupuk bersubsidi," kata Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (10/2/2023).
Selain meluncurkan Kartu Tani Digital, Kepala Negara juga menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2023 kepada masyarakat di Bumi Serambi Mekah.
Dalam sambutannya, Jokowi meminta masyarakat Aceh untuk bersyukur karena ekonomi tumbuh dengan baik dan cukup signifikan setelah sebelumnya tercatat minus.
"Kita juga patut bersyukur Alhamdulillah, di 2020 di Aceh ekonomi tumbuhnya minus, minusnya 0,37%, dan tahun kemarin 2022 ekonomi Aceh sudah tumbuh plus 4,21%. Ini patut kita syukuri loh, jangan lupa bersyukur. Jangan lupa nikmat yang diberikan Allah kepada kita dari minus 0,37% menjadi plus 4,21% sekali lagi patut kita syukuri," tuturnya.
Lihat Juga :