Pemerintah Siapkan Strategi agar Ekspor Emas Lebih Kinclong

Jum'at, 10 Februari 2023 - 16:19 WIB
loading...
Pemerintah Siapkan Strategi...
Pemerintah akan melarang ekspor emas secara bertahap. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Untuk terus menciptakan nilai tambah yang lebih besar, pemerintah terus melakukan hilirisasi bahan tambang . Setelah nikel dan juga bauksit, Presiden Joko Widodo berencana melakukan pelarangan ekspor komoditas emas, dibarengi dengan pengembangan hilirisasi di dalam negeri.



Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan larangan ekspor emas itu akan dilakukan secara bertahap. Nantinya ekspor emas akan berupa produk jadi.

“Akan dilakukan bertahap. Tapi maksudnya proses hilirisasi ini kan harus berjalan sampai bagaimana kita bisa menghasilkan produk akhir yang punya nilai tambah tinggi. Jadi kan bisa menyerap banyak tenaga kerja,” jelasnya ketika ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (10/2/2023).

Kendati demikian, Arifin tidak menjelaskan secara detail kapan larangan ekspor emas tersebut mulai dilakukan. Arfin menegaskan bahwa pelarangan ekspor emas tak terkait dengan pembentukan lembaga baru.

“Tidak ada urusannya (Bulliom Bank) sama Minerba,” tegasnya ketika ditanya apa rencana larangan ekspor ini sejalan dengan pembentukan Bank Emas atau Bullion Bank di Indonesia.

Sebagai informasi, pernyataan larangan eskpor emas itu dilontarkan Kepala Negara dalam acara pertemuan Industri Jasa Keuangan 2023. Penyetopan ekspor emas itu menyusul moratorium ekspor komoditas mineral, lainnya seperti nikel, bauksit, emas, tembaga dan timah.



Larangan ekspor emas itu melihat kondisi Indonesia yang hanya menyimpan sedikit emas sebagai cadangan devisa negara.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Daftar 75 Negara yang...
Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Puluhan Negara Lainnya
Dibayangi Tarif Trump,...
Dibayangi Tarif Trump, Harga Emas Terbang ke Rp1.836.000 per Gram
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
Dasco Beri Bocoran Ada...
Dasco Beri Bocoran Ada Investor Asal Qatar Masuk Danantara
Turun Tipis, Harga Emas...
Turun Tipis, Harga Emas Hari Ini Rp1.819.000 per Gram
Menuju Industri Baja...
Menuju Industri Baja yang Hijau dan Kompetitif, GRP Tegaskan Komitmen Transformasi
Orang Terkaya di Thailand...
Orang Terkaya di Thailand Borong Saham Perbankan Rp6,1 Triliun
Rekomendasi
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Sebelum Dibunuh, Jurnalis...
Sebelum Dibunuh, Jurnalis Juwita 2 Kali Diperkosa Oknum TNI AL Jumran
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
Berita Terkini
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
3 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
3 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
4 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
4 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
5 jam yang lalu
Infografis
Tujuh Cara Mengatasi...
Tujuh Cara Mengatasi Insomnia, Agar Tidur Terasa Lebih Nyenyak
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved