Iwapi HUT ke-48, Hary Tanoesoedibjo Ungkap Tantangan Indonesia di Tahun 2045
Jum'at, 10 Februari 2023 - 21:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rayakan HUT ke-48, Iwapi Optimistis Ekonomi RI Tumbuh Positif
Lebih lanjut Hary Tanoesoedibjo menjelaskan, kebutuhan tenaga kerja tersebut bisa menjadi kesempatan jika tenaga kerja di Indonesia bisa terserap dengan baik. "Jadi kesempatan kalau kita bisa memberdayakan mereka, karena banyak dari mereka rata-rata generasi muda. Jadi ancaman kalau kita tidak bisa memberdayakan mereka hingga jadi pengangguran," jelasnya.
Oleh karena itu, menurutnya Indonesia tidak mungkin bergantung pada kelompok-kelompok usaha yang ada saat ini saja sebab terkait efisiensi karena sudah banyak yang masuk di ekosistem digital yang lebih efisien.
"Itulah kenapa ke depan Iwapi bisa menjadi bagian daripada membangun pengusaha-pengusaha wanita perempuan Indonesia sehingga dapat menjadi bagian produktif membangun NKRI khususnya dari sisi ekonomi, menciptakan lapangan kerja, menjadi bagian dari pembayar pajak juga. Sehingga Indonesia akan menjadi lebih besar tentunya dengan kelompok-kelompok lain," pungkasnya.
Lebih lanjut Hary Tanoesoedibjo menjelaskan, kebutuhan tenaga kerja tersebut bisa menjadi kesempatan jika tenaga kerja di Indonesia bisa terserap dengan baik. "Jadi kesempatan kalau kita bisa memberdayakan mereka, karena banyak dari mereka rata-rata generasi muda. Jadi ancaman kalau kita tidak bisa memberdayakan mereka hingga jadi pengangguran," jelasnya.
Oleh karena itu, menurutnya Indonesia tidak mungkin bergantung pada kelompok-kelompok usaha yang ada saat ini saja sebab terkait efisiensi karena sudah banyak yang masuk di ekosistem digital yang lebih efisien.
"Itulah kenapa ke depan Iwapi bisa menjadi bagian daripada membangun pengusaha-pengusaha wanita perempuan Indonesia sehingga dapat menjadi bagian produktif membangun NKRI khususnya dari sisi ekonomi, menciptakan lapangan kerja, menjadi bagian dari pembayar pajak juga. Sehingga Indonesia akan menjadi lebih besar tentunya dengan kelompok-kelompok lain," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :