IVES 2023 Jawaban Pemulihan Ekonomi Industri Kreatif Pasca Covid-19

Sabtu, 11 Februari 2023 - 14:49 WIB
loading...
IVES 2023 Jawaban Pemulihan...
Konferensi akbar Indonesia Event Management Summit (IVES) mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui the weekly brief with Sandiaga Uno di Gedung Sapta Pesona. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Konferensi akbar Indonesia Event Management Summit (IVES) mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui the weekly brief with Sandiaga Uno di Gedung Sapta Pesona. IVES yang mengusung tema "Connecting and adapting to elevate" ini akan diselenggarakan secara hybrid selama dua hari.

Semula IVES diagendakan pada tanggal 16-17 Februari 2023, namun berubah menjadi tanggal 21-22 Februari 2023 di Jakarta Convention Center. Baca Juga: Memanfaatkan Momentum Kembali Bersinarnya Industri Penyelenggara Event di 2023

Konferensi ini akan dihadiri oleh multi-stakeholder pada industri event management di Indonesia yang akan berbagi inspirasi serta pengalamanan mulai dari pengelolaan event/acara, tata panggung, sport tourism, tren acara di masa depan, peluang bisnis dan kekayaan intelektual serta terdapat sesi workshop untuk perencanaan acara hingga penyusunan proposal kreatif dengan tempat yang terbatas.

Beragam asosiasi dan komunitas turut mendukung terlaksananya acara ini, mulai dari ASPERAPI, Forum Backstagers Indonesia, Asosiasi Promotor Musik Indonesia, IVENDO, IPC, IMARINDO, RMI, Komunitas Event Owner hingga Rental Indonesia.

"Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak hanya mendukung tetapi juga mengimbau Dinas Pariwisata baik Provinsi, Kotamadya/Kabupaten serta institusi pendidikan untuk turut hadir menyukseskan kegiatan ini agar standar dalam pelaksanaan manajemen acara di Indonesia menjadi lebih baik dan mendatangkan manfaat khususnya bagi para pelaku event di daerah," ujar Menparekraf RI, Sandiaga Uno.

Project Director IVES, Andro Rohmana Putra mengatakan, antusiasme para pelaku industri event sangat besar sekali pada pelaksanaan IVES ini. Bahkan menurutnya, potensi ekonomi atas terselenggaranya event di Indonesia luar biasa.

"Berdasarkan proyeksi statistik potensi pendapatan penjualan tiket tahun 2023 sebesar 4 triliun rupiah, belum lagi apabila inisiasi acara dilakukan dari tingkat desa. maka potensi ekonomi maupun perputaran uang di Indonesia dari industri event dapat mencapai 60 triliun,” paparnya.

Baca Juga: Ekonomi Kreatif Penggerak Ekonomi Nasional

"Penting sekali acara IVES ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah dan juga para pelaku event, dimana beragam topik akan disajikan termasuk tentang topik yang lagi hangat terkait crowd management dalam manajemen acara maupun konser,” ucap Penasehat IVES, Harry ‘Koko’ Santoso.

Lebih lanjut diterangkan, Indonesia Event Management Summit kali ini akan dilakukan secara hybrid yang difasilitasi oleh Konect platform (startup Indonesia untuk hybrid event), sehingga bagi yang belum dapat hadir dapat mengikuti secara online.

"Sebuah kesempatan yang sayang untuk dilewatkan dimana pada acara ini memungkinkan peserta untuk bertemu, berjejaring, berbagi, dan belajar satu sama lain dengan lebih dari 60 pembicara dan moderator,” jelas Andro Rohmana Putra.

Penjualan tiket Indonesia Event Management Summit masih tersedia hingga tanggal 19 februari 2023 dan dapat dibeli melalui website maupun kolektif melalui asosiasi maupun komunitas event management di Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Rekomendasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved