Bappenas Dukung Skema Pembiayaan Swasta untuk Pembangunan Green Circuit di Bintan
Senin, 13 Februari 2023 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa manfaat ekonomi dari diselenggarakannya event MotoGP Mandalika yakni peningkatan belanja pemerintah (APBN) untuk aksesibilitas jalan, bandara, dan penataan kawasan pariwisata maupun atraksi.
Kemudian yang kedua peningkatan investasi sirkuit oleh PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Ketiga, peningkatan permintaan untuk akomodasi hotel bintang, non bintang, homestay, dan penginapan di rumah warga.
Baca Juga: Bappenas Rancang Konektivitas Antarpulau Menggunakan Pesawat N219
Berikutnya adalah peningkatan pendapatan pemerintah melalui pajak (Pajak Pertambahan Nilai/PPN serta Pajak Penghasilan/PPh Badan) dan pemerintah daerah melalui jasa hiburan. Kelima, terjadi ekspansi usaha dan peningkatan lapangan pekerjaan baru termasuk usaha di luar Provinsi NTB. Serta yang terakhir sebanyak 800 usaha mikro kecil menengah (UMKM) terlibat langsung dalam penyelenggaraan MotoGP.
“Secara agregat, berdasarkan data INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) tahun 2022, pertumbuhan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Provinsi NTB mencapai 7,8 persen dibandingkan jika tanpa MotoGP diproyeksikan mencapai 4,5 persen,” ungkapnya.
Kemudian yang kedua peningkatan investasi sirkuit oleh PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Ketiga, peningkatan permintaan untuk akomodasi hotel bintang, non bintang, homestay, dan penginapan di rumah warga.
Baca Juga: Bappenas Rancang Konektivitas Antarpulau Menggunakan Pesawat N219
Berikutnya adalah peningkatan pendapatan pemerintah melalui pajak (Pajak Pertambahan Nilai/PPN serta Pajak Penghasilan/PPh Badan) dan pemerintah daerah melalui jasa hiburan. Kelima, terjadi ekspansi usaha dan peningkatan lapangan pekerjaan baru termasuk usaha di luar Provinsi NTB. Serta yang terakhir sebanyak 800 usaha mikro kecil menengah (UMKM) terlibat langsung dalam penyelenggaraan MotoGP.
“Secara agregat, berdasarkan data INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) tahun 2022, pertumbuhan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Provinsi NTB mencapai 7,8 persen dibandingkan jika tanpa MotoGP diproyeksikan mencapai 4,5 persen,” ungkapnya.
(nng)
Lihat Juga :