Bappenas Rancang Konektivitas Antarpulau Menggunakan Pesawat N219
Sabtu, 03 Desember 2022 - 10:00 WIB
loading...
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sedang merancang konektivitas antarpulau menggunakan pesawat N219. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sedang merancang konektivitas antarpulau tidak hanya melalui air tapi udara dengan menggunakan moda transportasi udara . Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mendorong pesawat N219 milik PT Dirgantara Indonesia menjadi seaplane dan bisa beroperasi di daerah kepulauan.
"Moda transportasi udara dapat menembus ruang dan waktu dengan pelayanan yang cepat dan tidak perlu membangun bandara khusus," kata dia dalam acara acara Working Group Discussion yang digelar di Jakarta, Jumat (2/12/2022).
Lihat SINDOgrafis: PTDI Kantongi Rp1,2 Triliun dari Jual 11 Unit Pesawat N219
Menurut dia rancang bangun tersebut sedang disusun untuk mengurai masalah kesenjangan antara daerah kepulauan dengan daerah non-kepulauan yang sudah lama diperdebatkan. "Waktu saya di DPR periode 2004, kami sudah membahas soal ini," ujarnya.
Suharso kembali mengingatkan filosofi negara kepulauan seperti yang disampaikan PresidenSukarno. "Bung Karno mengatakan Nusantara adalah laut yang di dalamnya ada pulau-pulau. Bukan pulau-pulau yang dipisahkan oleh laut. Ini beda berbeda filosofinya. Dengan begitu, yang terpenting adalah rasa keadilan." kata dia.
"Moda transportasi udara dapat menembus ruang dan waktu dengan pelayanan yang cepat dan tidak perlu membangun bandara khusus," kata dia dalam acara acara Working Group Discussion yang digelar di Jakarta, Jumat (2/12/2022).
Lihat SINDOgrafis: PTDI Kantongi Rp1,2 Triliun dari Jual 11 Unit Pesawat N219
Menurut dia rancang bangun tersebut sedang disusun untuk mengurai masalah kesenjangan antara daerah kepulauan dengan daerah non-kepulauan yang sudah lama diperdebatkan. "Waktu saya di DPR periode 2004, kami sudah membahas soal ini," ujarnya.
Suharso kembali mengingatkan filosofi negara kepulauan seperti yang disampaikan PresidenSukarno. "Bung Karno mengatakan Nusantara adalah laut yang di dalamnya ada pulau-pulau. Bukan pulau-pulau yang dipisahkan oleh laut. Ini beda berbeda filosofinya. Dengan begitu, yang terpenting adalah rasa keadilan." kata dia.
Lihat Juga :