Hary Tanoesoedibjo Berbagi Pengalaman Membidik Peluang di Tengah Krisis 1998
Selasa, 14 Februari 2023 - 21:48 WIB
loading...
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menjadi pembicara Workshop Sales and Marketing MNC Media dengan tema Together We Rise di Studio RCTI+, Jakarta, Selasa (14/2/2023). FOTO/Abdul Azis
A
A
A
JAKARTA - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo membagikan pengalaman saat menghadapi krisis moneter 1998. Saat itu, banyak perusahaan besar yang dijual karena kesulitan keuangan.
"Saya lihat semua perusahaan di jual murah karena keuangan perusahaan waktu itu belum cukup. Maka saya putuskan untuk pergi ke New York untuk mencari investor," kata dia saat menjadi pembicara Workshop Sales and Marketing MNC Media dengan tema Together We Rise di Studio RCTI+, Jakarta, Selasa (14/2/2023).
Baca Juga: Workshop Sales and Marketing MNC Media, Hary Tanoe Tekankan Pentingnya Inovasi
Dia melihat kondisi krisis menjadi peluang yang menguntungkan bisnisnya. Hary mengajak investor Amerika Serikat (AS) untuk investasi di Indonesia. "Di sana saya presentasi dengan sungguh-sungguh. Sehingga hal itu membuahkan hasil di mana para investor bersedia bekerjasama," kata dia.
Alhasil, dari kunjungan tersebut berhasil membeli beberapa saham perusahaan yang kemudian dia perbaiki dan jual kembali. Hasilnya setelah 4 tahun mengalami keuntungan besar. "Jadi kesempatan itu ada di segala situasi. Saya tidak percaya ada keadaan jelek yang tidak bisa diperbaiki," katanya.
"Saya lihat semua perusahaan di jual murah karena keuangan perusahaan waktu itu belum cukup. Maka saya putuskan untuk pergi ke New York untuk mencari investor," kata dia saat menjadi pembicara Workshop Sales and Marketing MNC Media dengan tema Together We Rise di Studio RCTI+, Jakarta, Selasa (14/2/2023).
Baca Juga: Workshop Sales and Marketing MNC Media, Hary Tanoe Tekankan Pentingnya Inovasi
Dia melihat kondisi krisis menjadi peluang yang menguntungkan bisnisnya. Hary mengajak investor Amerika Serikat (AS) untuk investasi di Indonesia. "Di sana saya presentasi dengan sungguh-sungguh. Sehingga hal itu membuahkan hasil di mana para investor bersedia bekerjasama," kata dia.
Alhasil, dari kunjungan tersebut berhasil membeli beberapa saham perusahaan yang kemudian dia perbaiki dan jual kembali. Hasilnya setelah 4 tahun mengalami keuntungan besar. "Jadi kesempatan itu ada di segala situasi. Saya tidak percaya ada keadaan jelek yang tidak bisa diperbaiki," katanya.
Lihat Juga :