Menteri ESDM Ungkap Nasib Perpanjangan Kontrak Kerja Vale

Jum'at, 17 Februari 2023 - 17:39 WIB
loading...
Menteri ESDM Ungkap...
Perpanjangan kontrak kerja PT Vale Indonesia masih didiskusikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kontrak kerja (KK) PT Vale Indonesia Tbk (INCO) akan segera berakhir pada 2025 mendatang. Hingga saat ini perpanjangan KK Vale tersebut masih dalam proses diskusi.

Baca juga: Calon Pengendali Emiten Nikel Terbesar di Indonesia Diminta Tak Kurangi Anggaran untuk Lingkungan

“Kontrak Vale sedang dalam proses, karena Vale punya kewajiban untuk mendivestasi lagi sebanyak 11%,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Arifin Tasrif , Jumat (17/2/2023).

Arifin menuturkan, saat ini Vale masih fokus membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel, termasuk pabrik nikel untuk komponen bahan baku baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

“Kemudian Vale juga sekarang mempunyai program untuk melakukan hilirisasi, ada beberapa kerja sama di sana untuk memproduksi komponen baterai sesuai amanah,” paparnya.

KK Vale sendiri akan berakhir pada 28 Desember 2025 mendatang setelah terakhir dilakukan perjanjian perubahan dan perpanjangan yang ditandatangani pada Januari 1996 silam. Namun pada Oktober 2014 lalu, PT Vale dan Pemerintah Indonesia sepakat, setelah renegosiasi KK ada beberapa ketentuan yang berubah, termasuk area tambang berubah menjadi 118.435 hektare.

Baca juga: LPDP Sediakan Beasiswa Double Degree, Kuliah di Luar Negeri dan Raih 2 Gelar

Kontrak Karya pertama Vale sebenarnya telah ditandatangani sejak 1968 lalu. Artinya, sudah lebih dari 50 tahun Vale menambang nikel di Indonesia. Namun, hingga kini saham Vale sebagian besar masih dimiliki asing, yakni Vale Canada Limited (VCL) 44,3%, Sumitomo Metal Mining Cp. Ltd (SMM) 15%, lalu MIND ID 20%, dan publik 20,7%.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Ditanya Reshuffle Kabinet,...
Ditanya Reshuffle Kabinet, Jokowi: Kata Siapa?
Isu Reshuffle Kabinet,...
Isu Reshuffle Kabinet, Menteri ESDM Arifin Tasrif Sambangi Istana
Rekomendasi
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved