Indonesia Bisa Ambil Peluang Pasar Bahan Bakar Berkelanjutan Sektor Penerbangan
Jum'at, 17 Februari 2023 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
EPIC Fuels dan perusahaan Signature Aviation akan menyediakan 2,3 juta galon, sementara Avfuel akan menyuplai 300.000 galon campuran SAF ini untuk program uji terbang Boeing ecoDemonstrator dan lokasi-lokasi pabrik komersial Boeing di negara bagian Washington dan Carolina Selatan.
Boeing juga membeli tambahan 3 juta galon campuran SAF yang sama dari EPIC Fuels dan Signature Aviation untuk menghasilkan keringanan pengurangan emisi dalam penerbangan pengiriman komersial, Dreamlifter, dan penerbangan eksekutif. Manfaat tersebut dihasilkan melalui proses book and claim yang menggantikan bahan bakar minyak bumi dengan SAF pada sistem pengisian bahan bakar di luar suplai bahan bakar perusahaan.
Pada 2021, Boeing berkomitmen untuk mewujudkan tujuan agar pesawat komersialnya mampu dan memiliki sertifikasi layak terbang menggunakan 100% SAF pada 2030. SAF menurunkan emisi CO2 sebanyak 80% dari siklus hidup bahan bakar, yang berpotensi mencapai 100% di masa depan dan sudah dipahami secara luas menawarkan potensi terbesar untuk menghapuskan karbon dari penerbangan dalam waktu 20 hingga 30 tahun mendatang.
Terbuat dari beberapa bahan baku, SAF sudah tersertifikasi untuk penggunaan komersial dan sekarang bisa dicampur hingga 50% dengan bahan bakar jet tradisional tanpa memerlukan modifikasi pada pesawat, mesin, atau infrastruktur pengisian bahan bakar.
Berikut ini beberapa tonggak pencapaian penting Boeing yang memungkinkan penggunaan SAF
• Pada Februari 2023, Boeing mengumumkan sebuah tonggak pengujian penting, yakni pengembangan cairan rujukan untuk pesawat jet (jet reference fluid/JRF) untuk memungkinkan uji kompatibilitas SAF dalam rangka membantu mewujudkan komitmen perusahaan untuk memproduksi pesawat terbang yang bisa menggunakan 100% SAF.
• Pada 2019, Boeing mulai menawari pelanggannya dengan pilihan penerbangan pengiriman komersial yang ditenagai SAF untuk menunjukkan komitmen dalam mengurangi CO2 dan mendorong lebih jauh lagi penggunaan bahan bakar yang lebih bersih.
• Pada 2018, Boeing ecoDemonstrator melakukan uji terbang pesawat komersial yang pertama dalam industri penerbangan dengan menggunakan 100% SAF di kedua mesin pesawat 777 Freighter melalui kerja sama dengan FedEx.
• Boeing melakukan uji terbang awal menggunakan SAF pada 2008 sehingga memungkinkan disetujuinya penggunaan SAF secara komersial pada 2011 serta penerbangan untuk pengiriman pesawat pada 2012.
Boeing juga membeli tambahan 3 juta galon campuran SAF yang sama dari EPIC Fuels dan Signature Aviation untuk menghasilkan keringanan pengurangan emisi dalam penerbangan pengiriman komersial, Dreamlifter, dan penerbangan eksekutif. Manfaat tersebut dihasilkan melalui proses book and claim yang menggantikan bahan bakar minyak bumi dengan SAF pada sistem pengisian bahan bakar di luar suplai bahan bakar perusahaan.
Pada 2021, Boeing berkomitmen untuk mewujudkan tujuan agar pesawat komersialnya mampu dan memiliki sertifikasi layak terbang menggunakan 100% SAF pada 2030. SAF menurunkan emisi CO2 sebanyak 80% dari siklus hidup bahan bakar, yang berpotensi mencapai 100% di masa depan dan sudah dipahami secara luas menawarkan potensi terbesar untuk menghapuskan karbon dari penerbangan dalam waktu 20 hingga 30 tahun mendatang.
Terbuat dari beberapa bahan baku, SAF sudah tersertifikasi untuk penggunaan komersial dan sekarang bisa dicampur hingga 50% dengan bahan bakar jet tradisional tanpa memerlukan modifikasi pada pesawat, mesin, atau infrastruktur pengisian bahan bakar.
Berikut ini beberapa tonggak pencapaian penting Boeing yang memungkinkan penggunaan SAF
• Pada Februari 2023, Boeing mengumumkan sebuah tonggak pengujian penting, yakni pengembangan cairan rujukan untuk pesawat jet (jet reference fluid/JRF) untuk memungkinkan uji kompatibilitas SAF dalam rangka membantu mewujudkan komitmen perusahaan untuk memproduksi pesawat terbang yang bisa menggunakan 100% SAF.
• Pada 2019, Boeing mulai menawari pelanggannya dengan pilihan penerbangan pengiriman komersial yang ditenagai SAF untuk menunjukkan komitmen dalam mengurangi CO2 dan mendorong lebih jauh lagi penggunaan bahan bakar yang lebih bersih.
• Pada 2018, Boeing ecoDemonstrator melakukan uji terbang pesawat komersial yang pertama dalam industri penerbangan dengan menggunakan 100% SAF di kedua mesin pesawat 777 Freighter melalui kerja sama dengan FedEx.
• Boeing melakukan uji terbang awal menggunakan SAF pada 2008 sehingga memungkinkan disetujuinya penggunaan SAF secara komersial pada 2011 serta penerbangan untuk pengiriman pesawat pada 2012.
Lihat Juga :