Indonesia Bisa Ambil Peluang Pasar Bahan Bakar Berkelanjutan Sektor Penerbangan

Jum'at, 17 Februari 2023 - 18:09 WIB
loading...
Indonesia Bisa Ambil...
Boeing melipatgandakan pembelian bahan bakar nabati. Foto/Boeing
A A A
JAKARTA - Indonesia sebagai negara penghasil CPO terbesar di dunia bisa memanfaatkan pasar bahan bakar berkelanjutan yang tengah menjadi tren di dunia penerbangan global. CPO bisa diolah menjadi avtur berkelanjutan yang digunakan oleh produsen pesawat.

Baca juga: Garuda Indonesia Ngaku Nombok Ongkos Haji Tahun 2022, Kok Bisa?

Saat ini, Boeing memiliki sejumlah perjanjian untuk membeli 5,6 juta galon (21,2 juta liter) campuran bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF) yang diproduksi oleh Neste, produsen SAF terkemuka di dunia, untuk mendukung operasi komersialnya di Amerika Serikat sepanjang 2023. Nilai perjanjian ini lebih dari dua kali lipat nilai pengadaan SAF Boeing tahun lalu.

“Kami menunjukkan komitmen kami untuk mengurangi jejak karbon dan mengkatalisasi industri SAF. Pengadaan SAF tahun ini mencapai 25% dari total kebutuhan Boeing atas bahan bakar pesawat jet tahun lalu, termasuk penerbangan produksi, pengiriman, Boeing ecoDemonstrator, serta Dreamlifter, dan kami bermaksud meningkatkan jumlah tersebut di tahun-tahun mendatang,” kata Sheila Remes, Wakil Presiden Boeing Urusan Keberlanjutan Lingkungan, dikutip dari pernyataannya di laman Boeing, Jumat (17/2/2023).

Perjanjian pembelian tersebut meliputi suplai produk Neste MY Sustainable Aviation FuelTM (Neste MY SAF) yang dicampur dengan bahan bakar jet konvensional dengan perbandingan 30/70 untuk menghasilkan campuran SAF. Neste MY SAF terbuat dari 100% limbah terbarukan dan bahan baku residu, seperti minyak goreng dan limbah lemak hewan, dan memenuhi kriteria keberlanjutan yang ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Efek Rupiah Babak Belur,...
Efek Rupiah Babak Belur, Maskapai Teriak Minta Tolong
PPN Avtur 100% Ditanggung...
PPN Avtur 100% Ditanggung Pemerintah, Ini Aturannya
IATA Peringatkan Krisis...
IATA Peringatkan Krisis Avtur akan Terjang Asia Terlebih Dulu, Baru Eropa dan Amerika Latin
Perppu Dinilai Jadi...
Perppu Dinilai Jadi Opsi Konstitusional untuk Skema Biaya Penerbangan Haji lewat APBN
Gejolak Harga Avtur,...
Gejolak Harga Avtur, PDIP Dorong Solusi Jangka Panjang agar Tiket Pesawat Tak Bebani Warga
Rekomendasi
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Berita Terkini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Infografis
PLN EPI-Pemprov DKI...
PLN EPI-Pemprov DKI Jakarta Olah Sampah Jadi Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved