Dicuekin, Dicurigai hingga Diancam Dilaporkan, Pionir Agen BRILink di Brebes Ini Pantang Menyerah Demi Meyakinkan Nasabah
Jum'at, 17 Februari 2023 - 23:55 WIB
loading...
A
A
A

Saat awal menjadi agen BRILink, sambung pria yang berprofesi sebagai guru itu, target sebanyak 200 transaksi per bulan sangat sulit dicapai. Kini, target dinaikkan menjadi minimal 850 transaksi per bulan dan Akhmad bersyukur dapat mencapainya.
"Tantangannya itu target transaksi makin naik tapi saingan juga tambah banyak," tukasnya seraya menyebutkan bahwa saat ini dalam radius kurang dari 1 km dari tempatnya, terdapat sekitar tiga agen BRILink.
"Jadi sekarang ini memang semakin menjamur. Bahkan ada juga yang pasang spanduk BRILink tapi dia pakai EDC bank lain, Harapan kami sih ini bisa ditertibkan dan diatur," ucap pria yang juga berbisnis pakan ternak.
Baca juga: Pendapatan Tembus Rp20 Juta per Bulan, Erick Thohir Ingin Jadi Agen BRILink
Erni menambahkan, sebagai agen BRILink saat ini sudah banyak layanan yang disediakan bagi nasabah. Mulai dari tarik dan setor, transfer, bayar listrik, BPJS, multifinance, setoran pinjaman bank, asuransi, hingga transaksi pembayaran belanja daring (online).
Adapun yang terbanyak adalah transaksi tarik tunai. Tidak seperti penarikan di ATM yang dibatasi hingga nominal tertentu, tarik tunai di agen BRILink bisa dilakukan dalam jumlah yang lebih besar.
“Pernah ada yang tarik tunai di sini sampai Rp100 juta, waktu itu ada pencairan pinjaman. Kalau cash lagi numpuk, kita bisa langsung kasih saat itu juga. Biasanya untuk cash ini kita juga kerja sama dengan toko-toko besar,” ungkapnya.
Terkait tarif transaksi, menurut dia, besarannya bisa berbeda antara agen BRILink satu dengan lainnya. Dengan kata lain, tidak ada kesepakatan terkait nominalnya.
“Bahkan ada juga pemain baru yang ingin dapat nama, akhirnya dia pasang pengumuman ‘admin seikhlasnya’, ada tulisannya,”ungkap Akhmad.
Sementara itu,kemudahan transaksi di BRILink diakui oleh Andim, salah seorang pelanggan Akhmad dan Erni dari desa tetangga, yaitu desa Kubangpari, kecamatan Kersana.
Andim dan sang anak mengaku kerap melakukan transaksi transfer dana melalui agen BRILink. “Lebih gampang dan cepat,” ucap pria yang dijuluki sebagai ‘bos ayam’ itu.
Transaksi Meroket saat Pandemi
Pandemi Covid-19 yang menyapa di awal 2020 lalu sempat memicu kekhawatiran akan menurunnya aktivitas transaksi di agen BRILink. Namun, kenyataannya justru berbeda. Menurut Akhmad, saat pandemi transaksi justru meningkat sekitar 50-75%.
“Tadinya di awal pandemi kita mikir ‘wah gimana nasib kita’, karena orang kan banyak yang nggak kerja dan nganggur, tapi yang terjadi kebalikannya, justru malah meningkat (transaksi BRILink), rezeki tersendiri lah,” ucapnya.
Hal itu diamini sang istri. Menurut Erni, sebelum pandemi, transaksi digital di Indonesia memang sedang tren dan diminati masyarakat.
"Itu kita rasain juga, transaksi naik pesat, dan pas pandemi lebih ramai lagi. Lebih booming-nya malah saat pandemi. Makin dikenal orang,”tutur wanita berhijab itu.
Legitnya Buah Transformasi BRI
Mengutip data resmi yang dirilis BRI, transaksi keuangan melalui agen BRILink sepanjang tahun 2022 lalu nyaris menembus Rp1,3 kuadriliun atau tepatnya senilai Rp1.297 triliun.
Direktur Utama BRI, Sunarso menyebut jumlah tersebut merupakan angka yang fantastis di tengah proses akselerasi akses produk untuk masyarakat di daerah.
Lihat Juga :