IHSG Hari Ini Berpotensi Konsolidasi Bergerak di Level 6.852-6.988
Selasa, 21 Februari 2023 - 06:44 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi terkonsolidasi sepanjang perdagangan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi terkonsolidasi sepanjang perdagangan. Indeks diperkirakan bakal lebih banyak bergerak di kisaran 6.852 hingga 6.988.
Chief Executive Officer (CEO) PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, mengatakan bahwa pola pergerakan IHSG saat ini masih terlihat berada dalam level konsolidasi wajar. Dengan kondisi tersebut, William melihat ada potensi koreksi wajar yang bakal terjadi dalam jangka pendek.
Baca Juga: IHSG Sesi I Merosot ke Zona Merah hingga Sentuh Level 6.880
Sedangkan rilis data kinerja emiten secara Full Year 2022 diyakini juga masih dapat menjadi penopang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang. "Namun hal ini belum terlihat didukung oleh capital inflow yang mengalir deras ke dalam pasar modal kita, sehingga adanya peluang tekanan dalam jangka pendek masih terlihat," ujar William, dalam risetnya, Senin (20/2/2023).
Menurut William, momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saham saham dengan market cap besar dan fundamental kuat. Sebelumnya, IHSG berlabuh di zona merah pada sesi terakhir perdagangan di awal pekan.
Chief Executive Officer (CEO) PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, mengatakan bahwa pola pergerakan IHSG saat ini masih terlihat berada dalam level konsolidasi wajar. Dengan kondisi tersebut, William melihat ada potensi koreksi wajar yang bakal terjadi dalam jangka pendek.
Baca Juga: IHSG Sesi I Merosot ke Zona Merah hingga Sentuh Level 6.880
Sedangkan rilis data kinerja emiten secara Full Year 2022 diyakini juga masih dapat menjadi penopang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang. "Namun hal ini belum terlihat didukung oleh capital inflow yang mengalir deras ke dalam pasar modal kita, sehingga adanya peluang tekanan dalam jangka pendek masih terlihat," ujar William, dalam risetnya, Senin (20/2/2023).
Menurut William, momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saham saham dengan market cap besar dan fundamental kuat. Sebelumnya, IHSG berlabuh di zona merah pada sesi terakhir perdagangan di awal pekan.
Lihat Juga :