Resmikan AKSES 2023, Kemenparekraf Hadir Berikan Kemudahan Pembiayaan kepada UMKM

Selasa, 21 Februari 2023 - 13:22 WIB
loading...
Resmikan AKSES 2023,...
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat The Weekly Brief With Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (20/2/2023). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Resmikan Akselerasi Keuangan Syariah Ekonomi Kreatif dan Pariwisata (AKSES) 2023, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan keluasan kepada UMKM untuk mendapatkan pembiayaan guna mengembangkan usaha.

AKSES sebagai program yang berkolaborasi antara Kemenparekraf/Baparekraf, Dinas LBS Urun Dana, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta serta KNEKS dalam menghadirkan program percepatan bisnis UMKM melalui skema securites crowdfunding.

"Fasilitasi urun dana ini merupakan pembiayaan yang memiliki nilai tambah, karena bersifat partisipatif, berbasis komunitas, dan sekaligus menjadikan saham yang dapat menghasilkan keuntungan sama rata,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat “The Weekly Brief With Sandi Uno” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (20/2/2023).

Baca Juga: Gelar Bincang Pasar Modal, Kemenparekraf Dorong Pelaku Parekraf Go Public Melalui Bursa Efek

Langkah selanjutnya dari peluncuran program ini adalah pembukaan pendaftaran secara _online, setelah itu proses kurasi. UMKM yang telah terkurasi akan mengikuti serangkaian program pendampingan, mulai dari Webinar, bootcamp, mentoring, diakhiri dengan Sharia Pitching Forum kemudian listing di platform www.lbs.id.

"Harapan besar terhadap program pembiayaan ke UMKM, dapat meningkatkan omzet dan mendongkrak pertumbuhan usaha sehingga UMKM dapat naik kelas,” ujar Sandiaga.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, mennyampaikan bahwa sektor yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan ekonomi adalah UMKM. Namun, akses pembiayaan ini masih menjadi kendala yang ditemui UMKM.

"AKSES ini akan dikerjasamakan dengan pihak LBS Urun Dana. LBS Urun Dana akan mengkurasi mulai dari pembinaan sampai mereka bertemu dengan calon investor," kata Rizki.

Baca Juga: Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Tinjau Kesiapan Formula 1 Power Boat di Danau Toba

Direktur Utama LBS Urun Dana, Rezza Zulkasi menambahkan, melalui securites crowdfunding, para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan kesempatan mengakses pembiayaan tapi juga permodalan melalui saham.

"Hal yang menarik adalah masyarakat bisa berpartisipasi karena yang jadi pemodalnya itu masyarakat. Jadi SCF (securites crowdfunding) ini seperti mini bursa, pendanaan melalui skema patungan. Dimana masyarakat all invited. Dan insyaAllah kami menargetkan sekitar 100 UMKM yang berpartisipasi dengan nilai dana Rp1 triliun," ujar Rezza.

Persyaratan untuk mengikuti AKSES adalah usaha parekraf shariah yang telah berjalan selama minimal 2 tahun, omzet minimal 2,5 tahun dan membutuhkan pembiayaan antara 500 juta sampai dengan 10 Milyar rupiah. Usaha parekraf yang berminat dapat mendaftar di https://akses-kemenparekraf.lbs.id/
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Siap Naik Kelas! Simak...
Siap Naik Kelas! Simak Formula Marketing Digital Terbaru Khusus UMKM dan Korporasi
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Sakola Ngawarung Dorong...
Sakola Ngawarung Dorong Warung Kelontong dan UMKM Garut Naik Kelas
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Rekomendasi
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Berita Terkini
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved