Kelola Hutan agar Bernilai Ekonomis, PJ Gubernur Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Investor Turki
Selasa, 21 Februari 2023 - 20:24 WIB
loading...
Pertemuan antara PJ Gubernur Sulbar dengan investor asal Turki. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PJ Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik bertemu dengan sejumlah petinggi perusahaan Kostamonu Company, perusahaan investasi yang berbasis di Turki, Senin kemarin (20/2/2023). Pertemuan yang difasilitasi oleh Ketua Ikatan Alumni (IKA) Institut Teknologi Bandung (ITB) Akhmad Syarbini ini membahas tentang potensi investasi pengelolaan hutan secara ekonomis dan sosial di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar).
Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Perindo Sulbar Gelar Rapat Koordinasi dengan Seluruh DPD
"Jika pemerintah pusat membuka ruang bagi hadirnya program hutan sosial di Sulbar, maka perusahaan Kastamonu siap untuk menjadi pengelolanya, dengan menggandeng mitra-mitra lokal," kata Akmal Malik, menyampaikan hasil pertemuan, dikutip Selasa (21/2/2023).
Hadir pada pertemuan tersebut adalah petinggi perusahaan asal Turki, Kastamonu Company, yakni Halim Sirganci, Levent Sent, dan sejumlah staf dari kedua belah pihak.
Dijelaskan oleh Akmal Malik, pertemuan terlaksana atas adanya undangan Ketua IKA ITB Akhmad Syarbini yang menjembatani perusahaan Kastamonu untuk berinvestasi dalam pelestarian hutan dan mengelola hutan secara ekonomis.
Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Perindo Sulbar Gelar Rapat Koordinasi dengan Seluruh DPD
"Jika pemerintah pusat membuka ruang bagi hadirnya program hutan sosial di Sulbar, maka perusahaan Kastamonu siap untuk menjadi pengelolanya, dengan menggandeng mitra-mitra lokal," kata Akmal Malik, menyampaikan hasil pertemuan, dikutip Selasa (21/2/2023).
Hadir pada pertemuan tersebut adalah petinggi perusahaan asal Turki, Kastamonu Company, yakni Halim Sirganci, Levent Sent, dan sejumlah staf dari kedua belah pihak.
Dijelaskan oleh Akmal Malik, pertemuan terlaksana atas adanya undangan Ketua IKA ITB Akhmad Syarbini yang menjembatani perusahaan Kastamonu untuk berinvestasi dalam pelestarian hutan dan mengelola hutan secara ekonomis.
Lihat Juga :