Iran Hentikan Pasokan Gas ke Turki, Picu Lonjakan Harga Energi Global

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:45 WIB
loading...
Iran Hentikan Pasokan...
Iran resmi menghentikan seluruh pengiriman gas alam ke Turki. FOTO/The National News
A A A
ANKARA - Iran resmi menghentikan seluruh pengiriman gas alam ke Turki menyusul dampak serangan terhadap fasilitas pengolahan di ladang gas South Pars pada 18 Maret lalu. Gangguan ini menandai eskalasi terbaru dalam krisis energi regional yang mulai memicu gejolak harga pada pasar komoditas global.

"Penghentian ini merupakan dampak langsung dari serangan yang menargetkan fasilitas Asaluyeh di Provinsi Bushehr, yang melumpuhkan dua kilang dengan kapasitas gabungan 100 juta meter kubik per hari," demikian laporan Bloomberg News mengutip sumber terkait di Ankara, dikutip pada Kamis (26/3/2026).

Langkah Teheran ini berdampak signifikan mengingat Turki menggantungkan sekitar 14 persen kebutuhan gas nasionalnya dari Iran sepanjang tahun lalu. Sebelum penghentian total diberlakukan, aliran gas dilaporkan sempat terpangkas hingga 75 persen segera setelah infrastruktur di South Pars—ladang gas terbesar di dunia yang dikelola bersama Qatar—mengalami kerusakan sekitar 12 persen dari total produksi nasional Iran.

Meski demikian, Menteri Energi Turki Alparslan Bayraktar menegaskan bahwa negaranya saat ini tidak menghadapi masalah keamanan pasokan energi yang mendesak. Turki masih mengandalkan impor dari pemasok utama lainnya seperti Rusia dan Azerbaijan, serta memiliki fasilitas penyimpanan gas yang telah mencapai kapasitas penuh sebesar 6,3 miliar meter kubik pada akhir 2025.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Rekomendasi
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Berita Terkini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Infografis
Buang Limbah Nuklir...
Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Picu Bencana Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved