Siapkan Tenaga Kerja Berkualitas, Ganjar Ajak SMK Gencarkan Teaching Factory

Rabu, 22 Februari 2023 - 10:30 WIB
loading...
Siapkan Tenaga Kerja...
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo saat peluncuran Gedung Pusat Keunggulan Teknik Mesin dan Mesin Nahdlatul Ulama (NU) Roaster SMK Maarif Kota Mungkid, Magelang, Jateng, Selasa (21/2/2023). FOTO/dok.Istimewa
A A A
MAGELANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengajak pihak SMK untuk menggencarkan metode pembelajaran teaching factory untuk menyiapkan tenaga kerja berkualitas. Ganjar menjelaskan, teaching factory adalah model pembelajaran diSMKberbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur ala industri. Sehingga, kata Ganjar, pemberlajaran dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri.

"Maka anak-anak SMK punya pengalaman yang bagus tidak hanya dari ilmu pengetahuan tapi banyak banget prakteknya. Pada sisi puncaknya nanti adalah teaching factory," kata Ganjar saat peluncuran Gedung Pusat Keunggulan Teknik Mesin dan Mesin Nahdlatul Ulama (NU) Roaster SMK Maarif Kota Mungkid, Magelang, Jateng, Selasa (21/2/2023).

Baca Juga: Ganjar Pranowo Dorong Pengembangan SDM Unggul di Pesantren

Dengan metode pembelajaran tersebut, Ganjar menyebut keterampilan para siswa SMK akan mudah diterapkan dan sesuai kebutuhan industri. Selain itu, kata Ganjar, mereka juga akan mempersiapkan kualitas keterampilannya sebelum memasuki dunia kerja.

Untuk mendukung metode teaching factory, Ganjar menyebut segala peralatan teknis mesti disiapkan agar para siswa dapat melakukan praktek belajar dengan maksimal. Sehingga, kata Ganjar, mereka bisa meraih cita-citanya lewat berbagai pengalaman yang dimiliki.

"Gedung, kemudian ada peralatan, metodelogi belajar, bagaimana sikap yang mesti diberikan oleh guru dan siswa, untuk menghadapi proses belajar mengajar menurut saya juga menjadi penting karena mereka nanti kalau kita tanya sudah punya cita-cita mau bekerja ke mana," katanya.

Lewat teaching factory juga, Ganjar mengatakan pihak industry pun akan melirik potensi bibit-bibit unggul yang disiapkan SMK. Ganjar mengatakan, pihak sekolah juga bisa melakukan improvisasi agar semakin banyak industri yang tertarik dengan tenaga kerja SMK.

"Sehingga di antara mereka nanti akan tahu, saling mengisi, dan melakukan improvement, perbaikan-perbaikan industri dan bagaimana sekolah menyiapkan siswanya dengan baik," tuturnya.

Di samping itu, Ganjar berharap para siswa SMK mengimbangi keterampilan itu dengan soft skill, etika, dan kepribadian yang baik. Sehingga, industri yang menyerap kelak akan puas dengan kualitas tenaga kerja SMK Indonesia.

"Jadi intelektualnya diasah di sini dengan pengetahuan dan keterampilan yang baik, yang kedua emosionalnya dia membangun jejaring, bagaimana berkomunikasi dengan orang tua," kata Ganjar.

Baca Juga: Manfaatkan Dana CSR, Ganjar Gandeng Perusahaan Kembangkan Sekolah Vokasi

Sebagai informasi, Ganjar telah membangun SMKN Jateng gratis untuk menyiapkan tenaga kerja berkualitas. Program yang pertama kali dijalankan sejak 2014 ini terdiri dari tiga sekolah berkonsep full boarding, yakni SMKN Jateng Semarang, SMKN Jateng Pati, dan SMKN Jateng Purbalingga.

Selain itu ada 15 SMK semi boarding yang tersebar di beberapa kabupaten/ kota di Jateng. Mulai dari SMKN 1 Demak, SMKN 2 Rembang, SMKN 1 Jepon (Blora), SMKN 1 Wirosari (Grobogan), SMKN 1 Kedawung (Sragen), SMKN 2 Wonogiri, SMK N 1 Tulung (Klaten), hingga SMKN 1 Purworejo.

Kemudian SMKN 1 Alian (Kebumen), SMKN 2 Wonosobo, SMKN 1 Punggelan (Banjarnegara), SMKN 1 Kalibagor (Banyumas), SMKN 2 Cilacap, SMKN 1 Tonjong (Brebes), dan SMKN 1 Randudongkal (Pemalang).

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Menyoroti Pergeseran...
Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri
Link and Match Pendidikan-Dunia...
Link and Match Pendidikan-Dunia Kerja, Wilmar Dukung Program Magang Mahasiswa
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Hadirkan Program Sosial,...
Hadirkan Program Sosial, TBIG Raih Dua Penghargaan Bergengsi Tingkat Nasional
Rekomendasi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Simak jadwal Timnas...
Simak jadwal Timnas Futsal U-17 Indonesia di VI Nation U-17 Futsal Tournament 2026
Berita Terkini
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved