Soal Dampak Baterai Kendaraan Listrik, Moeldoko: Tak Perlu Khawatir Jadi Limbah Menakutkan
Jum'at, 24 Februari 2023 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi tidak usah dikhawatirkan (masalah limbah baterai), dan sekarang ini banyak perusahaan yang mendirikan perusahaan yang khusus menangani recycling ini," kata Moeldoko.
Seperti diketahui, baterai merupakan komponen paling mahal untuk membuat kendaraan listrik. Bahkan disebutkan 40% biaya produksi adalah untuk baterai kendaraan listrik.
Kondisi itu yang menyebabkan kendaraan listrik di Indonesia harganya masih mahal. Sebab baterai tersebut masih belum diproduksi di dalam negeri alias impor.
Makanya pemerintah tengah berupaya untuk menarik industri baterai asing untuk masuk ke dalam negeri. Mengolah sumber daya alam, dan bisa memproduksi baterai untuk menyuplai industri kendaraan listrik ditanah air. Harapannya harga kendaraan listrik di dalam negeri bisa lebih murah dan mampu bersaing dengan harga kendaraan konvensional.
"Untuk baterai, BUMN dan pemerintah sudah menyiapkan IBC (Indonesia Battery Corporation), bekerja sama dengan CATL dan beberapa perusahaan raksasa di dunia, sehingga baterai nanti akan ada di sini (Indonesia)," paparnya.
Seperti diketahui, baterai merupakan komponen paling mahal untuk membuat kendaraan listrik. Bahkan disebutkan 40% biaya produksi adalah untuk baterai kendaraan listrik.
Kondisi itu yang menyebabkan kendaraan listrik di Indonesia harganya masih mahal. Sebab baterai tersebut masih belum diproduksi di dalam negeri alias impor.
Makanya pemerintah tengah berupaya untuk menarik industri baterai asing untuk masuk ke dalam negeri. Mengolah sumber daya alam, dan bisa memproduksi baterai untuk menyuplai industri kendaraan listrik ditanah air. Harapannya harga kendaraan listrik di dalam negeri bisa lebih murah dan mampu bersaing dengan harga kendaraan konvensional.
"Untuk baterai, BUMN dan pemerintah sudah menyiapkan IBC (Indonesia Battery Corporation), bekerja sama dengan CATL dan beberapa perusahaan raksasa di dunia, sehingga baterai nanti akan ada di sini (Indonesia)," paparnya.
Lihat Juga :