Akui Ada Praktik Bundling Beras Bulog, Ini Penjelasan Ketua Koperasi PIBC
Jum'at, 24 Februari 2023 - 20:23 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi sekarang beras yang di-bundling itu sudah tidak ada karena beras yang turun mutu itu (beras DN) sudah tidak ada. Jadi, intinya pembelian beres bundling itu pernah terjadi," tegasnya.
Baca juga: Stok Beras Bulog di PIBC Melimpah, Pedagang Utamakan Jual ke Pelanggan Setia
Sebelumnya, MPI mendapat pengakuan dari salah satu pedagang beras di Pasar Tradisional Mangunjaya, Tambun, Bekasi mengenai praktek bundling saat membeli beras Bulog di PIBC.
Menurut pedagang bernama Azizah, saat awal pertama beras Bulog banjir di PIBC, tidak ada praktik bundling, pembelian pun tidak dibatasi.
Kala itu Azizah membeli sebanyak 3 ton beras Bulog, pedagang beras Cipinang mau memberikan. Namun kini pembeliannya dengan syarat, pembelian 1 ton beras Bulog harus membeli 2 ton beras milik toko, atau 1:2.
"Pembelian yang beras Bulog itu dibatasi. Dulu beli berapa aja dikasih. Sekarang malah dipersulit, ada syarat-syaratnya," ujar Azizah kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (22/2).
Baca juga: Stok Beras Bulog di PIBC Melimpah, Pedagang Utamakan Jual ke Pelanggan Setia
Sebelumnya, MPI mendapat pengakuan dari salah satu pedagang beras di Pasar Tradisional Mangunjaya, Tambun, Bekasi mengenai praktek bundling saat membeli beras Bulog di PIBC.
Menurut pedagang bernama Azizah, saat awal pertama beras Bulog banjir di PIBC, tidak ada praktik bundling, pembelian pun tidak dibatasi.
Kala itu Azizah membeli sebanyak 3 ton beras Bulog, pedagang beras Cipinang mau memberikan. Namun kini pembeliannya dengan syarat, pembelian 1 ton beras Bulog harus membeli 2 ton beras milik toko, atau 1:2.
"Pembelian yang beras Bulog itu dibatasi. Dulu beli berapa aja dikasih. Sekarang malah dipersulit, ada syarat-syaratnya," ujar Azizah kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (22/2).
Lihat Juga :