Kementan dan DPR Ajak Petani di Kalbar Gunakan Pupuk Organik
Selasa, 28 Februari 2023 - 23:37 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Pemerintah Diminta Kembangkan Industri Pupuk Organik untuk Pulihkan Kerusakan Tanah)
Maria juga mengungkapkan bahwa peningkatan kapasitas ini juga merupakan langkah penting bagi para petani di wilayah Kubu Raya. “Harapannya dapat menangkap peluang dan memunculkan produk-produk pertanian mengingat wilayah Kubu Raya merupakan wilayah penyangga di Ibu Kota Provinsi dan akses masuk ke Kalimantan Barat,” katanya.
Pelaksanaan bimtek ini selaras dengan ajakan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang mendorong untuk menyukseskan Genta Organik dalam rangka mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. “Kami harapkan kepada Gubernur, Bupati, Walikota dan kepala dinasnya untuk turun tangan secara maksimal. Karena gerakan ini tidak akan berhasil tanpa kebersamaan,” kata Syahrul.
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa yang dapat menyuburkan tanah bukan pupuk kimia melainkan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah.
“Pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah itu petani bisa buat sendiri asalkan ada kemauan. Artinya, untuk menyuburkan tanah tidak ada alasan, karena pupuk mahal kita hanya diam. Proses penyuburan tanah, peningkatan produktivitas, dan produksi harus terus kita lakukan,” ucap Dedi.
Maria juga mengungkapkan bahwa peningkatan kapasitas ini juga merupakan langkah penting bagi para petani di wilayah Kubu Raya. “Harapannya dapat menangkap peluang dan memunculkan produk-produk pertanian mengingat wilayah Kubu Raya merupakan wilayah penyangga di Ibu Kota Provinsi dan akses masuk ke Kalimantan Barat,” katanya.
Pelaksanaan bimtek ini selaras dengan ajakan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang mendorong untuk menyukseskan Genta Organik dalam rangka mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. “Kami harapkan kepada Gubernur, Bupati, Walikota dan kepala dinasnya untuk turun tangan secara maksimal. Karena gerakan ini tidak akan berhasil tanpa kebersamaan,” kata Syahrul.
Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menambahkan bahwa yang dapat menyuburkan tanah bukan pupuk kimia melainkan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah.
“Pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah itu petani bisa buat sendiri asalkan ada kemauan. Artinya, untuk menyuburkan tanah tidak ada alasan, karena pupuk mahal kita hanya diam. Proses penyuburan tanah, peningkatan produktivitas, dan produksi harus terus kita lakukan,” ucap Dedi.
(dar)
Lihat Juga :