Begini Perbandingan PDB Negara Anggota BRICS dan G7

Kamis, 02 Maret 2023 - 14:14 WIB
loading...
Begini Perbandingan...
BRICS dan G7 merupakan dua organisasi antarnegara yang memiliki ekonomi besar. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - BRICS dan G7 merupakan dua organisasi antarnegara yang memiliki ekonomi besar. Kedua organisasi ini memiliki fokus pembahasan yang sama yakni, tentang masalah ekonomi dan keuangan global.

Berangkat dari hal tersebut banyak yang membandingkan antara ekonomi anggota BRICS dan G7. Terlebih adanya BRICS ETF yang mempengaruhi ekonomi keduanya.

Sejak awal abad ke-21, negara-negara BRICS telah dianggap sebagai lima negara berkembang terdepan di dunia. Awalnya, istilah BRICS digunakan oleh para ekonom ketika berbicara tentang negara berkembang di Brasil, Rusia, India, dan China.

Baca juga : Bukan cuma Urusan Ekonomi, Ini Alasan Rusia Bergantung pada BRICS

Namun, negara-negara ini telah mengadakan KTT tahunan sejak 2009, dan grup tersebut telah diperluas hingga mencakup Afrika Selatan sejak 2010.

Dikutip dari statista, China memiliki PDB terbesar negara BRICS, sebesar USD16,86 triliun pada 2021. Sedangkan negara anggota lainnya semuanya di bawah USD 3 triliun.

Gabungan, blok BRICS memiliki PDB lebih dari USD 24,73 triliun pada tahun 2021. Dengan jumlah tersebut menjadikan organisasi sedikit lebih banyak dari Amerika Serikat.

Sementara itu, pada tahun 2021 negara-negara G7 Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris Raya, dan Amerika Serikat menguasai 30,7 persen produk domestik bruto (PDB) global.

Namun pada tahun 2027, angka itu diproyeksikan turun menjadi 27,95 persen. Salah satu indikator penurunannya terjadi pada negara Inggris yang mengalami resesi ekonomi.

Menurut World Economic Forum, Inggris diperkirakan menjadi satu-satunya negara G7 yang jatuh ke dalam resesi pada tahun 2023. Bahkan prospeknya sekarang lebih buruk daripada Rusia yang terkena sanksi.

Baca juga : Perbedaan BRICS dan NATO

Namun beberapa negara anggota G7 lainnya diperkirakan akan mengalami pertumbuhan, meskipun hanya sedikit, dengan Jepang memimpin dengan peningkatan 1,8 persen, diikuti oleh Kanada (1,5 persen) dan Amerika Serikat (1,4 persen).

Untuk masa depan dari anggota BRICS sendiri, China diperkirakan akan segera menyusul ekonomi dari Amerika. Tak hanya itu, India juga akan diperkirakan menyusul AS pada pertengahan abad ini.

Perkiraan itu bisa dilihat dari pendirian Bank Pembangunan Baru yang didirikan pada tahun 2014 untuk berinvestasi dalam infrastruktur berkelanjutan dan energi terbarukan di dunia.

Dengan adanya hal tersebut, para anggota G7 telah menilai kekuatan Internasional dari BRICS sudah mulai berkembang terutama di tingkat regionalnya. Sehingga sering disebut-sebut sebagai saingannya.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Ungkap JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 3,5 Juta Pekerja
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Rekomendasi
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Berita Terkini
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved