Krakatau Steel Bayar Utang Rp2,7 Triliun, Segini Sisanya
Jum'at, 03 Maret 2023 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan utang Tranche C sebesar USD1 miliar baru akan jatuh tempo pada 2025 dan 2027. Purwono mengatakan sejak dilakukannya restrukturisasi dan transformasi pada 2019, Krakatau Steel telah mencapai peningkatan kinerja yang signifikan.
Pada 2020 laba bersih perusahaan mencapai sebesar Rp351,3 miliar (USD23 juta), kemudian meningkat di 2021 menjadi sebesar Rp947 miliar (USD62 juta), dan Rp1,2 triliun (USD82 juta) di tahun 2022 (unaudited).
Menurutnya, tren peningkatan kinerja Krakatau Steel juga terlihat dari peningkatan pendapatan pada 2020 sebesar Rp19,8 triliun (USD1,3 miliar), kemudian pada 2021 meningkat menjadi sebesar Rp32 triliun. Dan Rp33 triliun 2022 (unaudited).
“Dengan kinerja yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Krakatau Steel dapat memenuhi kewajibannya dalam pembayaran utang. Ke depan pun kami optimistis akan dapat melunasi sisa utang sesuai yang telah direncanakan dan mempertahankan konsistensi dalam meningkatkan kinerja,” ujar dia.
Pada 2020 laba bersih perusahaan mencapai sebesar Rp351,3 miliar (USD23 juta), kemudian meningkat di 2021 menjadi sebesar Rp947 miliar (USD62 juta), dan Rp1,2 triliun (USD82 juta) di tahun 2022 (unaudited).
Menurutnya, tren peningkatan kinerja Krakatau Steel juga terlihat dari peningkatan pendapatan pada 2020 sebesar Rp19,8 triliun (USD1,3 miliar), kemudian pada 2021 meningkat menjadi sebesar Rp32 triliun. Dan Rp33 triliun 2022 (unaudited).
“Dengan kinerja yang terus meningkat dari tahun ke tahun, Krakatau Steel dapat memenuhi kewajibannya dalam pembayaran utang. Ke depan pun kami optimistis akan dapat melunasi sisa utang sesuai yang telah direncanakan dan mempertahankan konsistensi dalam meningkatkan kinerja,” ujar dia.
(akr)
Lihat Juga :