Resmikan RP3A, Wamenaker Apresiasi Wilmar Lindungi Pekerja Perempuan dan Anak
Jum'at, 03 Maret 2023 - 18:53 WIB
loading...
Wamenaker Afriansyah Noor (kanan) didampingi Plantation Head Wilmar Simon Siburat menggunting pita peresmian RP3A di PT AMP Plantation, Kabupaten Pasaman, Rabu (1/3/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
PASAMAN - Wilmar membuka Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan dan Anak (RP3A) di PT AMP Plantation di Desa Tapian Kandis, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Langkah perlindungan bagi pekerja perempuan dan anak ini mendapat apresiasi Wakil Menteri Tenaga Kerja Afriansyah Noor .
Afriansyah mengatakan, perlindungan pekerja perempuan menjadi hal krusial. Mereka wajib dilindungi dan diberikan fasilitas yang memadai untuk menampung dan menangani masalah yang terjadi.
"Terima kasih dan selamat kepada PT AMP Plantation yang sudah berhasil membuat fasilitas perlindungan pekerja perempuan. Apresiasi yang luar biasa atas tujuan dan niat baiknya," kata Afriansyah dalam sambutannya saat peresmian RP3A di PT AMP Plantation, Rabu (1/3/2023). Baca juga: Sekolah Alam Kawasan Konservasi Wilmar, Tumbuhkan Siswa Cinta Lingkungan
Selain menangani pengaduan, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi pusat untuk menjalankan program-program pemberdayaan perempuan dan anak yang bermanfaat. Terutama dalam meningkatkan kesejahteraannya.
Dia menambahkan, investasi harus memberikan dampak positif terhadap daerah setempat. Terutama pajak dan penyerapan tenaga kerja. Saat ini Wilmar di Indonesia mempekerjakan 44.000 orang
Afriansyah mengapresiasi Wilmar karena telah menyerap 90% tenaga kerja dari masyarakat lokal. Selain itu, perusahaan juga telah menerapkan dengan baik kesehatan dan keselamatan kerja (K3), pajak, dan BPJS Kesehatan. "Intinya kalau semua di perusahaan itu sudah bagus tentunya akan semangat dalam bekerja," ujarnya.
Gubernur Sumatera Barat H Mahyeldi Ansharulloh mengatakan, jika hak perempuan diperhatikan dengan baik maka mampu melahirkan generasi yang baik. Anak juga perlu diperhatikan haknya karena kualitas anak hari ini adalah masa depan bangsa.
Afriansyah mengatakan, perlindungan pekerja perempuan menjadi hal krusial. Mereka wajib dilindungi dan diberikan fasilitas yang memadai untuk menampung dan menangani masalah yang terjadi.
"Terima kasih dan selamat kepada PT AMP Plantation yang sudah berhasil membuat fasilitas perlindungan pekerja perempuan. Apresiasi yang luar biasa atas tujuan dan niat baiknya," kata Afriansyah dalam sambutannya saat peresmian RP3A di PT AMP Plantation, Rabu (1/3/2023). Baca juga: Sekolah Alam Kawasan Konservasi Wilmar, Tumbuhkan Siswa Cinta Lingkungan
Selain menangani pengaduan, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi pusat untuk menjalankan program-program pemberdayaan perempuan dan anak yang bermanfaat. Terutama dalam meningkatkan kesejahteraannya.
Dia menambahkan, investasi harus memberikan dampak positif terhadap daerah setempat. Terutama pajak dan penyerapan tenaga kerja. Saat ini Wilmar di Indonesia mempekerjakan 44.000 orang
Afriansyah mengapresiasi Wilmar karena telah menyerap 90% tenaga kerja dari masyarakat lokal. Selain itu, perusahaan juga telah menerapkan dengan baik kesehatan dan keselamatan kerja (K3), pajak, dan BPJS Kesehatan. "Intinya kalau semua di perusahaan itu sudah bagus tentunya akan semangat dalam bekerja," ujarnya.
Gubernur Sumatera Barat H Mahyeldi Ansharulloh mengatakan, jika hak perempuan diperhatikan dengan baik maka mampu melahirkan generasi yang baik. Anak juga perlu diperhatikan haknya karena kualitas anak hari ini adalah masa depan bangsa.
Lihat Juga :