Bidik Pasar Potensial, Kemenlu Dorong BNI Garap Proyek Strategis di Afrika
Senin, 06 Maret 2023 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
“Saya sangat meyakini kolaborasi Kemenlu dan BNI memiliki manfaat nyata, bisa kami rasakan di tengah tantangan, ada secercah harapan,” tuturnya.
Baca juga: Tekan Emisi Karbon, BNI Dukung Pembiayaan EBT Rp10,9 Triliun
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, perkembangan geopolitik dunia dan kebijakan moneter ekonomi global dapat menimbulkan tekanan pada kinerja perbankan.
Meski begitu, dengan melihat peluang yang ada, masih banyak area yang perlu dikembangkan perseroan melalui sinergi dan kolaborasi lintas segmen, divisi/satuan dalam melakukan eksekusi bisnis.
“Kondisi perekonomian dunia akan semakin penuh tantangan pada tahun 2023 ini. Namun kita berharap semua bisa dilalui dengan penuh kesiapan dan kehati-hatian,” ucapnya.
Komisaris Utama BNI Agus Martowardojo menambahkan, Indonesia tetap optimistis bisa melewati tantangan peekonomian dunia. Sebagaimana diketahui, saat negara-negara lain mengalami perlambatan ekonomi, Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara yang mampu mengakselerasi pertumbuhannya.
Hal itu didukung fundamental ekonomi yang relatif baik, pulihnya permintaan masyarakat dan kinerja positif ekspor komoditas. “Kita harus yakini bahwa ketidakpastian dan volatilitas global akan membaik di tahun 2023,” kataAgus.
Baca juga: Tekan Emisi Karbon, BNI Dukung Pembiayaan EBT Rp10,9 Triliun
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, perkembangan geopolitik dunia dan kebijakan moneter ekonomi global dapat menimbulkan tekanan pada kinerja perbankan.
Meski begitu, dengan melihat peluang yang ada, masih banyak area yang perlu dikembangkan perseroan melalui sinergi dan kolaborasi lintas segmen, divisi/satuan dalam melakukan eksekusi bisnis.
“Kondisi perekonomian dunia akan semakin penuh tantangan pada tahun 2023 ini. Namun kita berharap semua bisa dilalui dengan penuh kesiapan dan kehati-hatian,” ucapnya.
Komisaris Utama BNI Agus Martowardojo menambahkan, Indonesia tetap optimistis bisa melewati tantangan peekonomian dunia. Sebagaimana diketahui, saat negara-negara lain mengalami perlambatan ekonomi, Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara yang mampu mengakselerasi pertumbuhannya.
Hal itu didukung fundamental ekonomi yang relatif baik, pulihnya permintaan masyarakat dan kinerja positif ekspor komoditas. “Kita harus yakini bahwa ketidakpastian dan volatilitas global akan membaik di tahun 2023,” kataAgus.
(ind)
Lihat Juga :