Kementan Jamin Harga Cabai dan Bawang Merah Tak Melonjak Jelang Ramadan, Ini Alasannya

Senin, 06 Maret 2023 - 14:02 WIB
loading...
Kementan Jamin Harga...
Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto. Foto/MPI/Iqbal Dwi P
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan cabai dan bawang merah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan bulan Ramadan dan Lebaran 2023. Harganya pun bisa ditekan karena bulan puasa tahun ini juga bertepatan dengan musim panen.

Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto mengatakan, hingga bulan April 2023, setidaknya terdapat panen raya seluas 29.000 hektare hanya dari satu kabupeten yaitu di Brebes, Jawa Tengah. Pada bulan Maret akan panen 15.000 hektare, dan April 14.000 hektare bawang merah siap dipanen.

"Kalau ketersediaan stok untuk bawang merah aman. Jadi kurang lebih ada 29.000 hektare untuk bawang merah di bulan Maret dan April, itu baru satu kabupeten," ungkapnya saat meninjau Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (6/3/2023).

Menurut Prihasto, ada beberapa sentra produksi bawang merah di Indonesia seperti di Brebes, Nganjuk, Bima Enrekang, Solok, Garut, dan sentra lain yang siap panen tahun ini.

Seiring meningkatnya produktivitas komoditas holtikultura tersebut, nantinya otomatis membentuk harga jual di pasar. Harapannya, harga yang terbentuk tidak melonjak tinggi menjelang bulan puasa dan lebaran, sebab bulan itu masuk waktu panen.

"Pasti lah (harganya turun kalau musim panen), supply-demand seperti itu, kalau supply banyak dan harganya bisa turun," tutur Ptihasto.

Baca juga: Soal Harga Pangan Naik Jelang Ramadan, Mentan: Saya Berpihak pada Petani yang Berbasah-basah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Harga Cabai Meroket...
Harga Cabai Meroket Jelang Idul Adha
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Bareskrim Bongkar Penyelundupan...
Bareskrim Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang Ilegal, Pengamat: Selaras Asta Cita Presiden
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved