Asia Tenggara Berpotensi Besar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia

Senin, 06 Maret 2023 - 20:46 WIB
loading...
Asia Tenggara Berpotensi...
Asia Tenggara berpotensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023 mengajak negara-negara Asia Tenggara menjadikan kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dunia . Tiga prioritas yang harus dijalankan, yakni pemulihan dan pembangunan kembali, digitalisasi, serta menerapkan ekonomi berkelanjutan.

"Melihat tiga tahun terakhir ASEAN menjadi pusat pertumbuhan dan resiliensi ketika dunia dilanda pandemi Covid-19 hingga berbagai gejolak global," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam High Level Seminar: ASEAN Matters Epicentrum of Growth secara virtual, di Jakarta, Senin (6/3/2023).

Baca SINDOgrafis: 10 Negara di Eropa dengan Pertumbuhan Ekonomi Terbesar

Menurut dia kawasan ASEAN juga mampu menahan gejolak inflasi di tengah tingginya harga komoditas global akibat terganggunya rantai pasok dan pandemi. Meskipun tahun lalu inflasi agak tinggi tapi resiliensi kawasan ini masih cukup kuat.

"Tahun ini kami optimistis ASEAN 5 inflasinya akan menurun ke 3,3% dan tahun depan di 3,2% karena kami disiplin dalam kebijakan moneter," kata Perry.

Tak hanya menyesuaikan suku bunga dan stabilisasi nilai tukar, Perry mengatakan bahwa ASEAN juga mendukung pertumbuhan ekonomi melalui akomodasi makroprudensial dan digitalisasi sistem pembayaran.

"Ini yang kemudian mendukung pertumbuhan ekonomi dan inklusi di kawasannya. Dan kami konsisten melakukan reformasi struktural," jelasnya.

Baca Juga: Ekonomi Rusia Tetap Tangguh di Tengah Gempuran Barat, Hanya Kontraksi 2,1% di 2022

Dia mengatakan ASEAN terus melakukan reformasi perdagangan dan investasi sedangkan negara lain menerapkan kebijakan pintu tertutup. Indonesia menjadi contoh, di mana saat pandemi terus mendorong reformasi struktural.

"Misalnya, kami menyusun UU Cipta Kerja, mengekspansi hubungan dagang dan investasi, juga melakukan hilirisasi. Ini yang kemudian mendukung pertumbuhan ekonomi kami," tutur Perry Warjiyo.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Rekomendasi
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Berita Terkini
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved