Ekonomi Rusia Tetap Tangguh di Tengah Gempuran Barat, Hanya Kontraksi 2,1% di 2022

Selasa, 21 Februari 2023 - 14:34 WIB
loading...
Ekonomi Rusia Tetap...
Pejalan kaki melintasi Nevsky Avenue di pusat Saint Petersburg, Rusia 28 Mei 2022. FOTO/Reuters/Anton Vaganov
A A A
JAKARTA - Perekonomian Rusia terkontraksi tidak seperti yang diharapkan meskipun melakukan invasi ke Ukraina. Badan Stastitik Federal Rusia melaporkan ekonomi Rusia terkontraksi 2,1% tidak sesuai dengan prediksi turun hingga 12%.

Melansir BBC, banyak yang terkejut dengan ketanggguhan ekonomi Rusia. Harga minyak yang tinggi dan pengeluaran militer justru mendorong perekonomian. Padahal, setelah Rusia memutuskan invasi, ratusan perusahaan Barat mundur dari Rusia. Guncangan awal memaksa pasar saham Rusia tutup sementara, dan rubel mengalami keterpurukan mendalam.

Institute for International Finance telah memproyeksikan ekonomi Rusia anjlok 15% pada 2022. Namun, sepanjang tahun 2022, Rusia terus melancarkan ekspor energinya ke Asia pasca pembatasan Barat dan Eropa.

Ekspor minyak Rusia terus mengalir ke China dan India. Naiknya harga minyak dan gas global termasuk makanan dan pupuk membantu meningkatkan pendapatan ekspor Rusia. Sebagaimana diketahui, perusahaan Barat berbondong-bondong menarik diri dari Rusia. Setelah McDonald's menjual restorannya di sana pemilik baru lokal membukanya kembali dengan nama baru Vkusno i Tochka.



Tak berhenti di situ, meskipun manufaktur dan perdagangan ritel beberapa sektor mengalami penurunan di 2022, Badan Statistik Federal Rusia melaporkan pertanian, konstruksi, dan perhotelan semuanya tumbuh. Produksi peralatan angkatan bersenjata Rusia juga membuat pabrik-pabrik negara itu sibuk meningkatkan ekonomi dengan membuat senjata. Keamanan militer dan administrasi publik meningkat sebesar 4,1% tahun lalu.

Sanksi yang dijatuhkan juga jauh dari kesan kedap air. Terlepas dari upaya untuk mengisolasi Rusia dari sistem keuangan Barat, para pedagang telah menemukan cara untuk mendapatkan uang masuk dan keluar dari Rusia, melalui barter, merutekan transaksi melalui negara-negara yang tidak ikut serta dalam sanksi, atau bahkan menggunakan mata uang kripto.

Namun demikian, para ahli memproyeksikan sanksi Barat dan Eropa akan berpengaruh jangka panjang. Kesulitan mendapatkan impor berteknologi tinggi seperti microchip akan menghambat manufaktur.



Para ahli memperkirakan, hasil dari ladang minyak dan gas akan menurun dari waktu ke waktu tanpa investasi, teknologi, dan peralatan dari Barat. Pemerintah Rusia memperkirakan bahwa ekonomi akan menyusut sebesar 0,8%, tetapi Dana Moneter Internasional memperkirakan akan tumbuh sebesar 0,3% karena kekuatan ekspor.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Tarif Trump 32% Bakal...
Tarif Trump 32% Bakal Gerus Ekspor Indonesia, Awas PHK Massal
Digempur Sanksi Barat,...
Digempur Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak 15 Miliarder Baru
Moskow-Washington Kian...
Moskow-Washington Kian Mesra, AS Siap Hubungkan Kembali Rusia ke SWIFT
Dulu Kabur, Kini Perusahaan...
Dulu Kabur, Kini Perusahaan Asing Antri untuk Kembali ke Rusia
Setelah Tembus Pasar...
Setelah Tembus Pasar AS, Krakatau Steel Ekspor Baja Canai Panas ke Eropa
Rusia Tuntut Raksasa...
Rusia Tuntut Raksasa Energi Inggris Bayar Ganti Rugi Rp26,3 Triliun
Sinyal Kuat AS Cabut...
Sinyal Kuat AS Cabut Sanksi Rusia demi Hidupkan Ekspor Biji-bijian Laut Hitam
Rekomendasi
Piala Asia U-17 2025...
Piala Asia U-17 2025 Live di iNews: Thailand vs Uzbekistan dan Arab Saudi Kontra China
Penampakan Pantai Batukaras...
Penampakan Pantai Batukaras Pangandaran Diserbu Wisatawan saat Libur Lebaran
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
Berita Terkini
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
36 menit yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
1 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
1 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
2 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
2 jam yang lalu
Daftar 75 Negara yang...
Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved