Kementerian ATR/BPN Beberkan Aturan soal Permukiman Dekat Depo Pertamina Plumpang
Selasa, 07 Maret 2023 - 15:44 WIB
loading...
Kementerian ATR/BPN ungkap aturan soal permukiman dekat Depo Pertamina Plumpang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ( ATR/BPN ) menyatakan, wilayah di sekitaran obyek vital negara seperti Depo Pertamina Plumpang di Tanah Merah, Jakarta Utara, memang tidak ideal untuk ditinggali. Keberadaan obyek vital itu harus memiliki jarak paling tidak 500-1.000 meter dari permukiman warga.
Baca juga: Teridentifikasi, 3 Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Diserahkan ke Keluarga
Jarak itu bertujuan agar masyarakat tidak terkena dampak dari risiko yang terjadi di dalam obyek vital. Akan tetapi, menurut Direktur Jenderal Tata Ruang ATR/BPN Gabriel Triwibawa, regulasi memperbolehkan masyarakat tinggal di wilayah tersebut, alias tidak ada larangan.
Gabriel menjelaskan, sebelum tahun 2015, terdapat dua regulasi yang melarang warga untuk mendirikan permukiman di wilayah tersebut. Pertama melalui Perda DKI No. 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah DKI Jakarta dan Perda No. 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi.
"Di sana disebutkan namanya ada semacam bufer untuk obyek vital atau ruang terbuka hijau ada, diatur disana. Semua obyek vital nasional masuk dalam zona pertahanan keamanan dan ada bufernya," ujar Gabriel usai mengikuti acara Rakernas Kementerian ATR/BPN, Selasa (7/3/2023).
Baca juga: Teridentifikasi, 3 Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Diserahkan ke Keluarga
Jarak itu bertujuan agar masyarakat tidak terkena dampak dari risiko yang terjadi di dalam obyek vital. Akan tetapi, menurut Direktur Jenderal Tata Ruang ATR/BPN Gabriel Triwibawa, regulasi memperbolehkan masyarakat tinggal di wilayah tersebut, alias tidak ada larangan.
Gabriel menjelaskan, sebelum tahun 2015, terdapat dua regulasi yang melarang warga untuk mendirikan permukiman di wilayah tersebut. Pertama melalui Perda DKI No. 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah DKI Jakarta dan Perda No. 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi.
"Di sana disebutkan namanya ada semacam bufer untuk obyek vital atau ruang terbuka hijau ada, diatur disana. Semua obyek vital nasional masuk dalam zona pertahanan keamanan dan ada bufernya," ujar Gabriel usai mengikuti acara Rakernas Kementerian ATR/BPN, Selasa (7/3/2023).
Lihat Juga :