PLN Tantang Alumni ITS Kembangkan Pembangkit Tenaga Gelombang
Selasa, 07 Maret 2023 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) ini, ada satu tantangan yang hingga kini belum terpecahkan dalam rangka mendukung NZE pada 2060.
"Pengembangan listrik berbasis gelombang laut masih nol. Padahal Indonesia ini negara kepulauan yang lautnya lebih luas dari daratan. Ini pekerjaan rumah kita semua, terutama perguruan tinggi, khususnya ITS dan para alumninya," kata Wiluyo.
Selain itu, Wiluyo menyoroti aspek tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada peralatan kelistrikan perlu diperbesar demi mendukung energi terbarukan. "Ini berarti pengembangan teknologi mesti diarahkan atau diubah dari pembakaran ke renewable energy," tutur dia.
Sementara itu, anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha menyatakan pihaknya telah menyiapkan skenario agar target NZE 2060 terpenuhi. Skenario tersebut dibuat dengan dua asumsi pertumbuhan ekonomi, 5,1% dan 5,9%.
Berdasarkan skenario yang disusun, industri dan transportasi perlu menjadi fokus perhatian. Sebab dua sektor inilah penyumbang emisi karbon terbesar.
"Semua mesin dan peralatan industri harus menggunakan emisi karbon rendah. Begitu juga transportasi. Kalau target belum tercapai, DEN sudah menyusun skenario hingga 2080," ujar mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR ini.
"Pengembangan listrik berbasis gelombang laut masih nol. Padahal Indonesia ini negara kepulauan yang lautnya lebih luas dari daratan. Ini pekerjaan rumah kita semua, terutama perguruan tinggi, khususnya ITS dan para alumninya," kata Wiluyo.
Selain itu, Wiluyo menyoroti aspek tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada peralatan kelistrikan perlu diperbesar demi mendukung energi terbarukan. "Ini berarti pengembangan teknologi mesti diarahkan atau diubah dari pembakaran ke renewable energy," tutur dia.
Sementara itu, anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha menyatakan pihaknya telah menyiapkan skenario agar target NZE 2060 terpenuhi. Skenario tersebut dibuat dengan dua asumsi pertumbuhan ekonomi, 5,1% dan 5,9%.
Berdasarkan skenario yang disusun, industri dan transportasi perlu menjadi fokus perhatian. Sebab dua sektor inilah penyumbang emisi karbon terbesar.
"Semua mesin dan peralatan industri harus menggunakan emisi karbon rendah. Begitu juga transportasi. Kalau target belum tercapai, DEN sudah menyusun skenario hingga 2080," ujar mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR ini.
Lihat Juga :