Kemenkeu Belum Menemukan Keterlibatan Pegawai Lain dalam Harta Jumbo Rafael Alun

Rabu, 08 Maret 2023 - 18:55 WIB
loading...
Kemenkeu Belum Menemukan...
Berkaitan dengan kasus harta kekayaan tidak wajar eks pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo (RAT) belum ditemukan adanya keterlibatan pegawai lain. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Berkaitan dengan kasus harta kekayaan tidak wajar eks pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ), Rafael Alun Trisambodo (RAT) belum ditemukan adanya keterlibatan pegawai Kemenkeu lain. Sebelumnya Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan ada lebih dari 40 rekening terkait Rafael Alun dengan total uang yang diblokir mencapai Rp500 miliar.

"Kami dari Inspektorat Jenderal tentu melihatnya itu adalah berdasarkan yang kami teliti dan kami lihat. Sampai sejauh ini, contoh ya, untuk penanganan saudara RAT, audit investigasi ini kami memang belum melihat adanya keterkaitan dengan pegawai Kementerian Keuangan," jelas Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan (Itjen Kemenkeu) Awan Nurmawan Nuh dalam konferensi pers hari ini, Rabu (8/3/2023).

Baca Juga: 69 Pegawai Terindikasi Punya Harta Tak Wajar, Kemenkeu Lakukan Pemanggilan

Awan menuturkan, sejauh ini pihaknya baru menemukan pihak yang terafiliasi dengan RAT yang berasal dari luar institusi Kementerian Keuangan, baik keluarga maupun konsultan pajak.

"Jadi kalau RAT lebih kepada pihak terafiliasi itu misalnya teman SMA, kemudian kakak, adik, orangtua seperti itu. Sampai saat ini kami melihatnya seperti itu," lanjutnya.

Baca Juga: Blejeti Hasil Pemeriksaan Kekayaan Rafael Alun, Itjen Kemenkeu: Sebagian Aset Atas Nama Orang Tua, Kakak, dan Adik

Sebagai informasi, sebelumnya, Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan berencana kembali mengumumkan satu nama pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memiliki harta tidak wajar, yang merupakan rekan Rafael Alun Trisambodo (RAT).

Pahala berjanji bakal membeberkan nama pejabat pajak tersebut setelah mengklarifikasi Kepala Kantor Bea Cukai nonaktif Yogyakarta, Eko Darmanto. Rencananya, Eko Darmanto diklarifikasi oleh tim Kedeputian Pencegahan KPK soal harta kekayaannya pada pagi ini.

"Jadi nanti kita umumin namanya. Habis itu kapan dia datengnya, mungkin gua rasa Minggu depan kali yang panggilnya. Tapi yang ini hartanya cuma Rp16 miliar, enggak tinggi hartanya, makanya selamat. Padahal sama kelakuannya," kata Pahala saat dihubungi, Selasa (7/3/2023).

Pahala menyebut bahwa pejabat pajak yang memiliki harta kekayaan tak wajar ini masih berkaitan dengan Rafael Alun Trisambodo. Ia diduga bersama-sama dengan Rafael Alun Trisambodo membangun perusahaan yang disinyalir untuk menampung uang suap ataupun gratifikasi.

"RAT ada pengembangannya. Salah satunya, pemegang saham di perusahaannya itu sama dengan orang pajak yang lain. Sudah diterbitkan surat tugas pemeriksaan buat orang pajak yang baru," bebernya.

Kedeputian Pencegahan KPK juga bakal segera memanggil pejabat pajak yang berkaitan dengan Rafael Alun Trisambodo ini. Hal ini, dibeberkan Pahala, sekaligus untuk membuktikan bahwa memang ada pejabat tajir di Kemenkeu yang memiliki harta tak wajar.

"Pejabat pajaknya angkatan dia (Rafael Alun) juga, sama. Itu geng tuh ada, ada banget. Ini angkatan dia juga. Iya pejabat juga. Nah ini baru satu. Nanti kita cari lagi. Cari aja yang punya perusahaan, nanti juga lama-lama kebuka," tegas Pahala.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Purbaya Lantik Pejabat...
Purbaya Lantik Pejabat Baru Ditjen Pajak, Respons Investigasi Kebocoran Restitusi
Purbaya Bakal Copot...
Purbaya Bakal Copot 2 Pejabat Kemenkeu Gara-gara Ledakan Restitusi Pajak
Purbaya Dikabarkan Ambruk...
Purbaya Dikabarkan Ambruk Masuk Rumah Sakit, Ini Kata Kemenkeu
PPN Avtur 100% Ditanggung...
PPN Avtur 100% Ditanggung Pemerintah, Ini Aturannya
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Bukan Hanya Suami Dwi...
Bukan Hanya Suami Dwi Sasetyaningtyas, Kemenkeu Ungkap 44 Alumni LPDP Mangkir dari Pengabdian
Peringati Hari Pabean...
Peringati Hari Pabean Internasional 2026, Bea Cukai Komitmen Lindungi Masyarakat
Rekomendasi
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved