3 Tahun Pandemi Covid-19, Ini 5 Bisnis yang Bersinar dan Redup
Sabtu, 11 Maret 2023 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Industri Mamin Tetap Tumbuh Saat Pandemi, Pengusaha: 2023 Penuh Harapan
Di sisi lain, pandemi juga menjadi hantaman bagi sejumlah bisnis. Tak sedikit yang gulung tikar dan memutuskan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Berikut beberapa di antaranya:
Namun, fenomena PHK massal hingga penutupan layanan yang menghantam berbagai platform digital justru mengisyaratkan situasi sebaliknya.
Tidak hanya terjadi di perusahaan-perusahaan besar seperti Shopee dan Zenius, tantangan mempertahankan kondisi keuangan akibat pandemi juga dialami perusahaan-perusahaan teknologi rintisan (startup) yang lebih kecil. Startup Indonesia banyak yang ambruk mulai semester I/2021 dengan angka lebih dari 10% dan masih berlanjuttahun ini.
Bahkan, tak sedikit yang akhirnya bertumbangan lantaran tak kuat lagi bayar sewa. Tak heran jika lantas banyak ruko atau space di mal yang kosong..
Saat ini, mayoritas hotel sudah mulai menggeliat kembali dan okupansi pun berangsur normal. Namun, kabar bahwa banyak hotel yang dijual juga bukan isapan jempol.
Di sisi lain, pandemi juga menjadi hantaman bagi sejumlah bisnis. Tak sedikit yang gulung tikar dan memutuskan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Berikut beberapa di antaranya:
1. Startup
Beberapa lembaga penelitian menyebut bahwa industri ekonomi digital digadang-gadang menjadi sektor yang berpeluang mendapat banyak keuntungan selama pandemi.Namun, fenomena PHK massal hingga penutupan layanan yang menghantam berbagai platform digital justru mengisyaratkan situasi sebaliknya.
Tidak hanya terjadi di perusahaan-perusahaan besar seperti Shopee dan Zenius, tantangan mempertahankan kondisi keuangan akibat pandemi juga dialami perusahaan-perusahaan teknologi rintisan (startup) yang lebih kecil. Startup Indonesia banyak yang ambruk mulai semester I/2021 dengan angka lebih dari 10% dan masih berlanjuttahun ini.
2. Mal dan Restoran
Pada 2020 saat awal pandemi merebak, sejumlah mal berhenti beroperasi alias tutup, bahkan ada yang hingga 3 bulan ditutup. Imbasnya, para tenant termasuk restoran juga ikut tutup.Bahkan, tak sedikit yang akhirnya bertumbangan lantaran tak kuat lagi bayar sewa. Tak heran jika lantas banyak ruko atau space di mal yang kosong..
3. Hotel
Senada dengan mal dan restoran, industri perhotelan juga ikut megap-megap dihantam pandemi. Pasalnya, mobilitas dibatasi dan saat pandemi masyarakat ketakutan tertular sehingga lebih nyaman berdiam di rumah dibanding menginap di hotel. Untuk bertahan, banyak hotel yang memangkas karyawannya dan juga banting harga kamar menjadi sangat murah.Saat ini, mayoritas hotel sudah mulai menggeliat kembali dan okupansi pun berangsur normal. Namun, kabar bahwa banyak hotel yang dijual juga bukan isapan jempol.
Lihat Juga :