Silicon Valley Bank Bangkrut, Regulator Tangani Kegagalan Terbesar Bank AS Sejak 2008

Senin, 13 Maret 2023 - 11:58 WIB
loading...
Silicon Valley Bank...
Regulator Amerika Serikat (AS) telah menutup Silicon Valley Bank (SVB) dan mengambil kendali atas simpanan nasabah dalam kegagalan terbesar bank AS sejak 2008. Foto/Dok Reuters
A A A
CALIFORNIA - Regulator Amerika Serikat (AS) telah menutup Silicon Valley Bank (SVB) dan mengambil kendali atas simpanan nasabah dalam kegagalan terbesar bank AS sejak 2008. Langkah itu diambil ketika perusahaan pemberi pinjaman teknologi utama itu berusaha menutup kerugian dari penjualan aset yang dipengaruhi oleh suku bunga yang lebih tinggi.

Dilansir BBC, Senin (13/3/2023) kebangkrutan ini terjadi setelah Silicon Valley Bank mengatakan sedang berusaha mengumpulkan USD2,25 miliar atau sekitar Rp34,5 triliun untuk mengatasi kerugian yang dialaminya.Regulator AS sudah menutup SVB karena masalah likuiditas.

Baca Juga: Begini Model Bukit Algoritma, Silicon Valley Indonesia

Masalahnya ada penarikan besar-besaran dan memicu kekhawatiran tentang kondisi sektor perbankan . Para pejabat mengatakan, mereka bertindak untuk "melindungi deposan yang diasuransikan".

Silicon Valley Bank menghadapi "likuiditas dan kebangkrutan", seperti diungkapkan regulator perbankan di California, tempat perusahaan itu berkantor pusat usai mengumumkan pengambilalihan.

Baca Juga: Mata Uang Kripto Dianggap Berisiko, Perbankan AS Diwanti-wanti

Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), yang biasanya melindungi simpanan hingga USD250.000, mengatakan telah mengambil alih simpanan sekitar USD175 miliar di bank tersebut, terbesar ke-16 di AS.

Kantor bank akan dibuka kembali dan klien dengan simpanan yang diasuransikan akan memiliki akses ke dan "selambat-lambatnya Senin pagi", katanya.

Ditambahkan juga bahwa uang yang dikumpulkan dari penjualan aset bank akan diberikan kepada deposan yang tidak diasuransikan.

Investor Ketar Ketir

Dengan banyak investor perusahaan di posisi itu, situasinya telah membuat banyak perusahaan yang terikat dengan bank khawatir tentang masa depan mereka.

"Saya sedang dalam perjalanan ke cabang untuk mencari uang saya sekarang. Mencoba mentransfernya kemarin, tapi tidak berhasil. Anda tahu saat-saat di mana Anda mungkin benar-benar kacau, tetapi Anda tidak yakin? Ini adalah salah satu momen itu," kata salah satu pendiri start-up kepada BBC.

Pendiri lain dari sebuah start-up perawatan kesehatan berkata: "Secara harfiah tiga hari yang lalu, kami baru saja mencapai satu juta dolar di rekening bank kami ... Dan kemudian ini terjadi."

Dia berhasil mendapatkan uang yang ditransfer ke rekening lain 40 menit sebelum batas waktu. "Itu tertunda. Dan kemudian pagi ini, itu ada di sana. Tapi saya tahu orang lain yang melakukan hal yang sama beberapa menit setelah saya, dan itu tidak ditransfer."

"Ini adalah situasi yang gila," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
SMBC Indonesia Fokus...
SMBC Indonesia Fokus Optimalkan Ketahanan Bisnis
Spirit Airlines Tutup...
Spirit Airlines Tutup karena Jadi Korban Perang Iran, Ini Respons Pemerintah Trump
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved