Titah Jokowi ke Luhut: Beri Hukuman Kementerian, Lembaga hingga BUMN yang Tak Beli Produk Lokal

Rabu, 15 Maret 2023 - 14:35 WIB
loading...
Titah Jokowi ke Luhut:...
Presiden Joko Widodo didampingi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meninjau stan produk dalam negeri pada acara Business Matching Produk Dalam Negeri 2023 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (15/3/2023). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym.
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan mejatuhkan sanksi bagi Kementerian dan Lembaga (K/L), BUMN, BUMD hingga Pemerintah Daerah (Pemda) yang tidak berbelanja produk dalam negeri untuk pengadaan barang.

Kepala Negara telah memerintahkan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk merumuskan mekanisme pemberian sanksi ini.

"Sanksinya ini akan dirumuskan. Nanti pak Menko Marinves (Luhut)," ujarnya kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (15/3/2023).

Baca juga: 3 Bank di Amerika Serikat Bangkrut, Jokowi Wanti-wanti Soal Kegentingan Global

Menurut Jokowi, dengan diwajibkannya pembelian produk dalam negeri nantinya akan mempengaruhi pemberian tunjangan kinerja (Tukin).

"Saya sampaikan tunjangan kinerja salah satu yang dilihat dari pembelian produk dalam negeri, dari kementerian, lembaga, provinsi, kabupaten, kota, BUMN, BUMD itu,” papar mantan Gubernur DKI Jakarta.

Baca juga: 3 Keunggulan Gerbong KRL Buatan PT INKA Dibandingkan Unit Bekas dari Jepang

Jokowi pun kembali menegaskan bahwa pemberian penghargaan dan hukuman bagi Kementerian hingga Pemerintah Daerah menjadi penting agar daya beli terhadap produk dalam negeri meningkat.

"Dan kalo tukinnya tadi sudah mestinya harus ada sanksinya juga. Kalau masih beli baik BUMN, BUMD, Provinsi, Kabupaten, Kota, Kementerian, Lembaga masih coba-coba untuk beli produk impor dari uang APBN, APBD, BUMN, sanksinya tolong diuruskan Pak Menko. Biar semuanya kita bekerja dengan sebuah reward dan punishment, semuanya," tandas Presiden.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Momen Prabowo Beri Hormat...
Momen Prabowo Beri Hormat ke Jokowi saat Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Rekomendasi
Adik Keisya Levronka...
Adik Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 Miliar usai Jatuh dari Lantai 6
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Berita Terkini
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Tawarkan Likuiditas Cepat dan Privat bagi Pelaku Bisnis
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
AQUA Masih Dominasi...
AQUA Masih Dominasi Penjualan Air Mineral di Berbagai Kota Besar
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved