Panen Raya tapi Harga Beras Tetap Tinggi, Jokowi: Kita Cari Letak Masalahnya
Rabu, 15 Maret 2023 - 15:42 WIB
loading...
Presiden Jokowi saat meninjau panen raya padi di desa Kartoharjo, kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (11/3/2023). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Harga beras di pasaran saat ini masih tinggi meskipun sudah memasuki musim panen. Beras jenis medium di tingkat konsumen sudah tembus di atas Rp13.000 per kilogram (kg) dan jenis premium di atas Rp14.000 per liter.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bulan ini sudah masuk panen raya, sehingga seharusnya pasokan beras ke pasar sudah banyak dan harga bisa turun. Namun, realitanya harga masih melambung. Untuk itu, Jokowi memerintahkan jajarannya untuk mencari letak permasalahannya.
"Kita lihat ini kan masih panen raya, logikanya panen raya supply-nya banyak, mestinya harga turun. Nah ini kok nggak? Ini yang lagi kita cari,” ujarnya usai membuka acara Business Matching Produk Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Dengan kondisi harga beras tersebut, Jokowi menyebut petani akan senang tapi konsumen yang bakal berteriak. “Saya kira keseimbangan itu yang ingin kita jaga," tandas Kepala Negara.
Terkait harga beras yang tinggi itu, Jokowi mengatakan PR atau tugas pemerintah saat ini bukan menurunkan harga beras melainkan menyeimbangkan harga agar gabah di petani, pedagang, hingga konsumen di tingkat yang baik dan wajar.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bulan ini sudah masuk panen raya, sehingga seharusnya pasokan beras ke pasar sudah banyak dan harga bisa turun. Namun, realitanya harga masih melambung. Untuk itu, Jokowi memerintahkan jajarannya untuk mencari letak permasalahannya.
"Kita lihat ini kan masih panen raya, logikanya panen raya supply-nya banyak, mestinya harga turun. Nah ini kok nggak? Ini yang lagi kita cari,” ujarnya usai membuka acara Business Matching Produk Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Dengan kondisi harga beras tersebut, Jokowi menyebut petani akan senang tapi konsumen yang bakal berteriak. “Saya kira keseimbangan itu yang ingin kita jaga," tandas Kepala Negara.
Terkait harga beras yang tinggi itu, Jokowi mengatakan PR atau tugas pemerintah saat ini bukan menurunkan harga beras melainkan menyeimbangkan harga agar gabah di petani, pedagang, hingga konsumen di tingkat yang baik dan wajar.
Lihat Juga :