BPJS Kesehatan Optimis Indonesia Mencapai Cakupan Kesehatan Semesta pada 2024
Rabu, 15 Maret 2023 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada kesempatan tersebut meminta pemerintah daerah turut mendorong upaya peningkatan mutu layanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas kesehatan, termasuk SDM kesehatan sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang bermutu.
“Saya ucapkan selamat kepada 22 provinsi dan 336 kota dan kabupaten yang berhasil dengan cakupan kepesertaan program JKN. Pencapaian yang menerima penghargaan hari ini diharapkan dapat diikuti oleh pemda-pemda lainnya. Pesan saya kepada pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk terus meningkatkan cakupan kepesertaan maupun kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk menjadi peserta aktif dalam program JKN,” ujar Wapres sebelum menyerahkan penghargaan kepada para kepala daerah.
![BPJS Kesehatan Optimis Indonesia Mencapai Cakupan Kesehatan Semesta pada 2024]()
Wapres Ma’ruf Amin didampingi oleh Menko PMK Prof. Muhadjir Effendy, Menkes Budi G. Sadikin, Mendagri Tito Karnavian, dan Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti memberikan penghargaan kepada salah satu dari 356 kepala daerah yang menerima Penghargaan UHC, di Balai Sudirman Jakarta, Selasa (14/3/2023).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, salah satu kepala daerah yang menerima penghargaan UHC, mengatakan salah satu faktor penyebab kemiskinan masyarakat adalah pengeluaran untuk pengobatan. “Dengan pembayaran UHC yang mencapai 90 persen, masyarakat Surabaya tidak perlu lagi memikirkan biaya pengobatan ketika sakit,” katanya.
Pemko Surabaya menganggarkan dana sebesar Rp480 miliar per tahun untuk program JKN-KIS. “Warga Surabaya ketika dia sakit cukup menggunakan KTP Surabaya, akan dilayani gratis di rumah sakit manapun di Surabaya,” jelasnya.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga mengatakan hal senada. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu menempatkan program Cakupan Kesehatan Semesta JKN-KIS sebagai program prioritas.
Kondisi Keuangan Membaik
Ghufron pada kesempatan itu juga memaparkan tentang kondisi keuangan BPJS Kesehatan semakin membaik. Hal ini menjadi momentum bagi pihaknya untuk memastikan pembayaran klaim tepat waktu.
“Saya ucapkan selamat kepada 22 provinsi dan 336 kota dan kabupaten yang berhasil dengan cakupan kepesertaan program JKN. Pencapaian yang menerima penghargaan hari ini diharapkan dapat diikuti oleh pemda-pemda lainnya. Pesan saya kepada pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk terus meningkatkan cakupan kepesertaan maupun kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk menjadi peserta aktif dalam program JKN,” ujar Wapres sebelum menyerahkan penghargaan kepada para kepala daerah.

Wapres Ma’ruf Amin didampingi oleh Menko PMK Prof. Muhadjir Effendy, Menkes Budi G. Sadikin, Mendagri Tito Karnavian, dan Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti memberikan penghargaan kepada salah satu dari 356 kepala daerah yang menerima Penghargaan UHC, di Balai Sudirman Jakarta, Selasa (14/3/2023).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, salah satu kepala daerah yang menerima penghargaan UHC, mengatakan salah satu faktor penyebab kemiskinan masyarakat adalah pengeluaran untuk pengobatan. “Dengan pembayaran UHC yang mencapai 90 persen, masyarakat Surabaya tidak perlu lagi memikirkan biaya pengobatan ketika sakit,” katanya.
Pemko Surabaya menganggarkan dana sebesar Rp480 miliar per tahun untuk program JKN-KIS. “Warga Surabaya ketika dia sakit cukup menggunakan KTP Surabaya, akan dilayani gratis di rumah sakit manapun di Surabaya,” jelasnya.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga mengatakan hal senada. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu menempatkan program Cakupan Kesehatan Semesta JKN-KIS sebagai program prioritas.
Kondisi Keuangan Membaik
Ghufron pada kesempatan itu juga memaparkan tentang kondisi keuangan BPJS Kesehatan semakin membaik. Hal ini menjadi momentum bagi pihaknya untuk memastikan pembayaran klaim tepat waktu.
Lihat Juga :